Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Disnaker Jatim: Ada Perusahaan yang Belum Terapkan Protokol Kesehatan

Kota Surabaya
Disnaker Jatim: Ada Perusahaan yang Belum Terapkan Protokol Kesehatan
Ilustrasi bekerja. Unsplash.com/Avel Chuklanov
Share Article

Surabaya, IDN Times - Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur (Jatim) Himawan Estu Subagjo membeberkan bahwa ada perusahaan yang yang masih bandel dalam memenuhi standar kenormalan baru. Mereka diketahui belum menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di tempat kerja.

  1. 1. Hasil operasi pemeriksaan tim Disnakertrans Jatim 2-9 Juni

    Ilustrasi kantor. unsplash.com/Alesia Kazantceva
    Ilustrasi kantor. unsplash.com/Alesia Kazantceva

    Temuan itu didapati oleh Disnakertans Jatim setelah mengirim tim khusus. Terhitung, tim itu telah memeriksa beberapa perusahaan di Jatim sejak 2-9 Juni. Sayangnya, Himawan enggan membeberkan lebih rinci jumlah perusahaan yang masih bandel itu.

    "Itu hasil pemeriksaan tanggal 2, 3, 4, dan 7, 8, 9 Juni lalu," ujarnya, Senin (15/6).

  2. 2. Diminta segera menerapkan SOP protokol kesehatan

    ilustrasi cuci tangan (pixabay.com/Couleur)
    ilustrasi cuci tangan (pixabay.com/Couleur)

    Pihaknya langsung memberikan instruksi sekaligus imbauan kepada perusahaan yang belum menerapkan protokol kesehatan itu. Manajemen perusahaan diminta segera menyesuaikan sesuai standar protokol jelang new normal.

    "Karena bagaimanapun ketika ada klaster di perusahaan yang tak bagus, maka tanggung jawab ada di perusahaan," dia menegaskan.

  3. 3. Kalau kedapatan ada klaster, perusahaan diminta tanggung jawab

    Ilustrasi virus corona. IDN Times/Arief Rahmat
    Ilustrasi virus corona. IDN Times/Arief Rahmat

    Lebih lanjut, perusahaan yang kedapatan menjadi klaster penyebaran baru COVID-19 diharapkan menanggung seluruh beban pemulihan kondisi. Mulai dari karantina karyawan hingga penyembuhan bagi yang terinfeksi virus SARS CoV-2.

    "Maka harapannya itu jangan sampai terjadi, perusahaannya harus bagus, pegawainya juga harus bagus baik di tempat kerja maupun ketika pulang di pergaulannya," ucap dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More