Debat Perdana, Jubir Harap Panelis Kuliti Visi-Misi Eri-Armuji

Surabaya, IDN Times - Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji akan menjalani debat perdana, Rabu (16/10/2024) di Dyandra Convention Center. Juru bicara (Jubir) Eri-Armuji berharap, panelis bisa menguliti visi misi mereka.
Jubir Eri-Armuji Mirza Akmal mengatakan , jagoannya siap mengikuti debat sore nanti. Dalam debat tersebut, Eri-Armuji hanya menyampaikan pendalaman visi misi. "Bagaimana pun formatnya. Sejauh ini yang kami terima adalah pendalaman visi-misi bersama dengan panelis ya," kata Mirza melalui keterangan tertulis.
Pihaknya berharap, dalam debat tersebut panelis bisa menguliti visi misi Eri-Armuji secara objektif. Sehingga masyarakat bisa memahami apa yang dibawa oleh paslon. "Justru kami berharap agar panelis mampu obyektif dan menguliti apa yang disampaikan Mas Eri dan Cak Ji," tutur dia.
Selain itu, Mirza juga berharap debat kali ini anak muda Surabaya ikut ambil peran. Salah satunya menyaksikan penyampaian ide, pandangan, dan gagasan Eri-Armuji. "Menyaksikan debat sangat penting) Agar kita semua memperoleh secara utuh bagaimana pemimpin kita mengembangkan Surabaya. Dadi ojo lali nonton ya rek!" pungkasnya.
Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi - Armuji akan mengikuti debat perdana pada Rabu (16/10/2024) sore nanti di Dyandra Convention Center. Tema debat perdana ini adalah tentang meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Soeprayitno mengatakan, durasi debat akan dilakukan selama 120 menit dengan rincian 90 menit on air dan 30 menit off air, iklan layanan masyarakat. "Untuk on air itu nanti panelis akan menyampaikan lima pertanyaan dan paslon akan menjawab pertanyaan dari panelis. Itu lebih pada penajaman visi misi dan program dari pasangan calon," ujarnya.
Pada debat perdana ini, KPU juga menerima usulan pertanyaan dari masyarakat. Pertanyaan tersebut akan diseleksi oleh KPU. "Kami mengumumkan melalui website dan media sosial, mengundang seluruh masyarakat Surabaya untuk memberikan pertanyaan lewat jaringan aspirasi, di mana nanti email itu kita seleksi dan kita gosok untuk menjadi pertanyaan," jelas Nano.



















