Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Damkar Pastikan, Kebakaran TPA Benowo Bukan karena Flare Suporter
Proses pemadaman api di TPA Benowo. (Dok. Command Center 112 Surabaya)
  • DPKP Surabaya memastikan kebakaran di TPA Benowo bukan disebabkan flare suporter meski berdekatan dengan Stadion GBT yang sedang menggelar pertandingan Persebaya Anniversary ke-99.
  • Kebakaran bermula dari api kecil yang cepat membesar karena angin kencang hingga membakar sekitar 900 meter gundukan sampah sebelum berhasil dipadamkan dalam waktu lima jam.
  • Sebanyak delapan mobil damkar, 15 tangki DLH, dan tujuh bego dikerahkan untuk pemadaman; tidak ada korban jiwa dan penyebab pasti kebakaran masih diselidiki.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya memastikan kebakaran yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo bukan karena flare suporter, Minggu (19/7/2026). Hingga kini, DPKP masih belum mengetahui apa penyebab kebakaran tersebut.

Sebelum kejadian kebakaran, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang letaknya berdekatan dengan TPA Benowo memang sedang ada kegiatan pertandingan Sepak Bola dalam rangka Anniversary Persebaya 99 tahun. Suasana stadion pun dipenuhi dengan nyala flare.

Meski begitu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini memastikan bahwa kebakaran bukan disebabkan karena flare. Hingga kini DPKP belum tahu apa penyebab kebakaran.

"Bukan, bukan flare, bukan flare. Kita belum tahu (penyebab kebakaran) bukan flare," ujar Rini memastikan, Senin (20/7/2026.

Rini menyebut awalnya api kecil. Kemudian, Karana angin cukup kencang, api kemudian membesar hingga membakar 900 meter gunungan sampah TPA.

"Memang awalnya kecil, anginnya sangat besar cepat merambat. Untuk memastikan terkait flare saya belum tahu, pastinya kita belum tahu juga," ungkap dia.

Sebelumnya, Rini memastikan saat ini api sudah padam. Pihaknya membutuhkan waktu lima jam untuk menaklukkan 'si jago merah' di tumpukan sampah.

"Sudah padam tadi malam, api pokok padam pukul 21.05, pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif pukul 23.58 WIB, Insyaallah sekarang sudah kondusif" ujar Rini.

Rini menyebut, api membakar sekitar 900 meter gundukan sampah. Dalam proses pemadamannya, damkar telah menerjunkan delapan unit mobil pemadam kebakaran dibantu 15 unit tangki DLH, serta 7 bego untuk memadamkan kobaran api.

"(Kobaran api) Kita urai dengan (bantuan) bego terus kita semprot," ungkap," jelas dia.

Sejauh ini, Rini belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran terjadi. "Kalau penyebab kita belum tahu ya, korban nihil," terang dia.

Usai peristiwa ini, pihaknya telah meminta petugas di TPA untuk segera melapor bila di gunungan sampah terlihat asap agar segera melapor ke damkar. Damkar akan secepat mungkin tiba di TPA Benowo.

"Kan mesti kelihatan asap dulu, begitu ada asap, ada laporan ya kita berangkat, kalau kita standby terus ya mobil kita juga untuk kedaruratan yang lain," pungkas dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article