Surabaya, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengupayakan agar pemudik yang memasuki Jatim bisa melakukan rapid test. Hal ini untuk mengantisipasi adanya pemudik yang terinfeksi virus corona hingga berpotensi menyebarkan ke warga desa di Jatim.
Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Jawa Timur, dr Kohar Hari Santoso menjelaskan, sebanyak 18 ribu rapid test disiapkan untuk pengetesan pemudik di check point. Jika rapid test ini telah tiba, nantinya akan disebarkan ke seluruh kabupaten kota.
"Mohon kabupaten kota untuk minta. Silakan koordinasi dengan Dinas Perhubungan berapa orang yang datang. Nanti minta ke Pemprov Jatim dan akan disiapkan rapid test. Insyaallah cukup," ujar Kohar, Sabtu (11/4).
