Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bus Trans Jatim Diintegrasikan dengan 3 Transportasi di Surabaya
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Bus Trans Jatim Koridor III. Dok. Pemprov Jatim.

Surabaya, IDN Times - Integrasi transportasi terus dilakukan pemerintah. Terbaru, Bus Trans Jatim diintegrasikan dengan Suroboyo Bus, Trans Semanggi Suroboyo dan Wira Wiri. Semuanya disatukan dalam satu wadah aplikasi Trans Jatim Ajaib.

Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono mengatakan, pihaknya bersama pemerintah kota maupun BUMD terkait sedang mematangkan atau finalisasi mengenai tarif untuk moda transportasi ini. "Kami sudah mengundang 3 kali Pemkot Surabaya (Dishub dan BUMD), sudah mengerucut finansial tarifnya," ujarnya.

Artinya, lanjut Nyono, kalau penumpang Suroboyo Bus masuk ke Trans Jatim maka tarifnya dikalikan 0,5 persen. "Akan tetapi kalau dari Trans Jatim ke Suroboyo Bus, mereka (Suroboyo Bus) dapat 0,5 persen dan Trans Jatim dapat 1 persen," terangnya menambahkan.

Sebelumnya Kepala Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan tarif masih dalam pembahasan dan belum final. Menurutnya pihaknya masih terus melajukan komunikasi dengan Dishub Jatim.

"Integrasi pembayaran sedang dibahas melalui raperda. Progresnya terus positif. Tinggal menunggu legalitasnya. Artinya, semua sudah sepakat. Muaranya setuju skema satu banding dua," terangnya.

Tundjung berharap skema integrasi ini dapat menarik penumpang lebih masif, sehingga masyarakat semakin tertarik naik angkutan umum. Skema tersebut bertujuan supaya memberi kemudahan pelayanan transportasi publik. Agar warga tak lagi mengandalkan kendaraan pribadi. Sekaligus akan menimbulkan efek jangka panjang yang positif.

"Bisa mengurangi kemacetan, menekan angka kecelakaan, menekan polusi, hingga mendongkrak sektor ekonomi. Intinya, pemerintah tidak berorientasi pada profit. Melainkan terus berupaya memberi kemudahan akses bagi masyarakat," pungkasnya. 

Editorial Team

Related Article