Surabaya, IDN Times - Kasus positif virus corona atau COVID-19 di Jawa Timur (Jatim) terus bertambah. Per Selasa (14/4), terkonfirmasi ada 36 kasus baru. Saat ini total kasus positif COVID di Jatim mencapai 474 pasien.
"Terkonfirmasi sekarang 474 positif. Dari total 474 yang posisi sedang dirawat 348 orang," ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Dari jumlah tambahan tersebut Surabaya mencatatkan 20 pasien baru. Kemudian Sidoarjo enam pasien, Pamekasan dua pasien, Kabupaten Malang dua pasien serta Jember, Lamongan, Gresik, Kabupaten Blitar, Kota Kediri dan Bojonegoro masing-masing satu pasien.
Tambahan tersebut pun membuat Kota Pahlawan menjadi episentrum kasus positif COVID-19 di Jatim. "Hari ini yang tercatat di Surabaya positif ada 228 orang. Kemudian PDP-nya ada 536 orang," kata Menteri Sosial kabinet Indonesia Kerja ini.
Kabar baiknya, sejumlah lima pasien dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19. Tiga pasien asal Kota Malang, satu Kota Kediri dan satu Tulungagung. Total pasien sembuh di Jatim menjadi 81 orang atau setara 17,09 persen.
"Kita bersyukur bahwa hari ini juga mendapatkan informasi lima pasien terkonversi negatif atau sembuh ," ucap Khofifah.
Meski begitu, gubernur kelahiran Surabaya itu menyampaikan kabar duka. Sebab ada lima pasien dinyatakan meninggal dunia. Tiga pasien asal Surabaya, satu dari Jember dan satu lagi dari Kabupaten Blitar. "Tapi kita jga ikut berduka ada lima meninggal," kata Khofifah.
Sementara untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan, terkonfirmasi ada 1.498 pasien. Dari jumlah itu yang masih diawasi 893 pasien. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan 14.931 orang. Yang masih dipantau ada 7.770 orang.
![[BREAKING] Ada Tambahan 36 Positif Corona di Jatim](https://image.idntimes.com/post/20200414/img-20200414-wa0007-957218b016343df5b45395b453c8d8b6.jpg)