Akhir Pelarian Kuartet WNA Pencuri 52 Buah Emas di Toko Surabaya

- Empat WNA curi 52 emas di Toko Emas Mahkota, Surabaya.
- Korban kerugian mencapai Rp233 juta, pelaku berhasil ditangkap di Jakarta setelah satu tahun pelarian.
- Pencurian dilakukan dengan modus pura-pura marah dan membeli barang, total emas yang dicuri mencapai 135 gram.
Surabaya, IDN Times - Empat orang Warga Negara Asing (WNA) berkomplotan mencuri 52 emas di sebuah Toko Emas Mahkota Jalan Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya pada 22 Januari 2025. Kuartet kejahatan pencurian ini telah ditangkap di Jakarta setelah satu tahun pelarian.
Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Raditya Herlambang, keempat orang itu adalah Zara dan Yasmeen, keduanya asal Pakistan. Lalu Maryam dan Fara, mereka asal Jordania.
"Keempat tersangka berhasil kita ringkus di sebuah hotel, di Jakarta Pusat," ujarnya, Senin (12/1/2026).
Ia menyebut, setidaknya ada 52 buah Emas dengan kadar 16 karat yang dicuri. Total emas tersebut mencapai 135 gram. "Korbannya AN. Total kerugiannya mencapai Rp233 juta. Pada Rabu 24 Desember 2025," ungkapnya.
l
Lebih lanjut, Raditya menjelaskan pencurian ini berasal dari para pelaku yang datang ke toko emas sekitar 14.30. Dua orang tersangka datang dengan berpura melihat perhiasan.
Mereka berusaha mencegah konsentrasi penjaga toko dengan modus pura-pura marah. Di samping itu, pelaku menunjuk-nunjuk emas yang ingin dibeli.
"Pelayan kemudian mengeluarkan emas satu-satu, sedangkan para pelaku menginginkan barang yang hendak di beli itu dikeluarkan semua," terangnya.
Pelayanan tak mengetahui bahasa yang digunakan para pelaku. Karena keterbatasan bahasa itu mengeluarkan beberapa baki emas.
"Takut tamu marah dan keterbatasan komunikasi bahasa, maka pelayan toko mengeluarkan perhiasan emas berupa kalung 2 baki atau 82-84 kalung, dan gelang rantai di 4 baki atau 82-84 kalung," jelas dia.
Saat baki diletakkan di atas elatase, ternyata mereka tak jadi membeli dan langsung buru-buru pergi. Sementara pelaku lainnya yakni Zara dan Maryam membeli dua buah anting bayi, tapi enggan dibuatkan surat.
"Mereka meninggalkan toko karena dua pelaku lain yang dilayani telah berhasil melakukan pencurian," kata dia.
Para penjaga toko baru menyadari tokonya kemalingan saat jumlah emas di baki berkurang. Ketika dihitung, jumlah yang hilang sekitar 52 buah. "Setelah dilihat dari rekaman CCTV terlihat jelas aksi pencurian," paparnya.
Pihak toko kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi. Hasil penyidikan, keempat tersangka juga melakukan pencurian di tempat lain. Sebelum di toko emas itu, Pada Selasa 23 Januari 2025 mereka melakukan pencurian di toko parfum mal BG Junction.


















