Surabaya, IDN Times - Permukaan Kali Surabaya dipenuhi gumpalan busa putih tebal yang terbawa arus di sekitar Pintu Air Rolak Karah, Jalan Karah Agung, Surabaya. Di saat bersamaan, air sungai terlihat keruh kecokelatan hingga kehijauan.
Kondisi tersebut menjadi sorotan karena Kali Surabaya merupakan salah satu sumber air baku yang masuk ke instalasi pengolahan air Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya. Perumda bahkan mengakui kualitas air baku Kali Surabaya saat ini mengalami pencemaran yang melebihi ambang batas hingga berdampak pada air yang diterima sebagian pelanggan.
Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada, Louis Andilun Gatu, mengatakan kondisi tersebut membuat pihaknya melakukan penyesuaian proses pengolahan air di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karang Pilang.
“Kondisi ini disebabkan karena adanya pencemaran melebihi ambang batas dari air baku Kali Surabaya yang masuk ke unit instalasi pengolahan air Perumda Air Minum Surya Sembada,” ujarnya tertulis, Minggu (6/9/2026).
Perumda menyebut dampak pencemaran tersebut membuat sebagian pelanggan menerima air dengan kondisi keruh dan berbusa. Tim teknis pun dikerahkan untuk melakukan pembersihan sekaligus menyesuaikan proses pengolahan secara intensif di IPAM Karang Pilang.
“Tim teknis kami terus melakukan pembersihan serta penyesuaian proses pengolahan secara intensif di IPAM Karang Pilang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan bisa membaik,” katanya.
Pantauan di kawasan Pintu Air Rolak Karah menunjukkan busa putih terlihat menumpuk di permukaan air, terutama setelah aliran melewati pintu air. Gumpalan busa terbawa arus menuju bagian hilir dan terlihat cukup tebal di sejumlah titik.
Air sungai di lokasi juga tampak berwarna kecokelatan bercampur kehijauan dengan arus yang cukup deras. Kondisi tersebut membuat permukaan sungai terlihat kontras dengan busa putih yang mengambang dan bergerak mengikuti arus.
Namun, keberadaan busa di permukaan sungai belum dapat dipastikan berasal dari jenis pencemar tertentu, termasuk detergen atau limbah industri, tanpa hasil pemeriksaan laboratorium dan penelusuran sumber pencemaran.
Perumda Air Minum Surya Sembada menyatakan telah berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT) I selaku penyedia air baku. Koordinasi dilakukan untuk membantu mengurangi pencemaran yang saat ini terjadi di Kali Surabaya.
“Kami juga berkoordinasi intens dengan Perum Jasa Tirta I sebagai pihak penyedia air baku untuk membantu mengurangi pencemaran Kali Surabaya saat ini,” kata Louis.
Perumda juga meminta maaf kepada pelanggan yang mengalami gangguan kualitas air akibat kondisi tersebut. Penanganan di sisi pengolahan terus dilakukan agar kualitas air yang didistribusikan kembali membaik.
