Surabaya, IDN Times - Industri media digital menghadapi tekanan berlapis, mulai dari disrupsi kecerdasan buatan (AI) hingga tantangan finansial. Di tengah situasi tersebut, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar AMSI Awards 2026 untuk mengapresiasi perusahaan media yang mampu melahirkan inovasi dan beradaptasi dengan perubahan ekosistem digital.
Ketua Panitia AMSI Awards 2026 yang juga Wakil Pemimpin Redaksi IDN Times, Umi Kalsum mengatakan, ajang yang memasuki penyelenggaraan kelima sejak 2022 ini diikuti 56 perusahaan media anggota AMSI dari 18 provinsi. Sebanyak 78 karya diajukan untuk bersaing dalam lima kategori penghargaan.
“AMSI Awards diharapkan tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga mendorong pertukaran praktik baik dan penguatan kapasitas perusahaan media agar mampu beradaptasi serta tumbuh di tengah perubahan ekosistem digital,” ujarnya dalam sambutan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (29/10/2026).
Lima kategori yang diperlombakan tahun ini mencakup inovasi konten atau format karya jurnalistik terbaik, strategi dan pertumbuhan engagement terbaik, inovasi produk atau penggunaan AI terbaik, program keberagaman dan inklusivitas terbaik, serta inovasi komersial dan pengembangan sumber pendapatan (revenue stream) terbaik.
Kategori inovasi konten atau format karya jurnalistik terbaik menjadi kategori baru dalam penyelenggaraan tahun ini. Sementara itu, peserta dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan skala perusahaan, yakni media kecil dengan jumlah karyawan kurang dari 50 orang dan media besar dengan lebih dari 50 karyawan.
Umi menyebut setiap media anggota AMSI dapat mengajukan karya maksimal dalam tiga kategori berbeda. Namun, dari total sekitar 520 anggota AMSI, baru 56 media yang berpartisipasi tahun ini.
“Ini sekitar kurang dari 11 persen dari anggota AMSI yang 520 anggota. Saya berharap tahun depan minimal 20 persen dari anggota bisa ikut mendaftar AMSI Awards,” katanya.
Proses penjurian dilakukan dalam dua tahap. Seleksi awal ditangani juri internal, kemudian dilanjutkan penjurian akhir oleh juri eksternal. Umi menyatakan seluruh juri menandatangani pakta integritas. Juri yang medianya mengikuti kategori tertentu juga tidak dilibatkan dalam penilaian terhadap medianya sendiri.
Rangkaian AMSI Awards 2026 berlangsung selama sekitar tiga bulan, dimulai dari pembukaan pendaftaran pada 3 Agustus hingga penutupan pada 9 September. Seleksi internal berlangsung pada 14–26 September, sedangkan penjurian eksternal dilakukan pada 1–19 Oktober. Puncak penganugerahan digelar pada Kamis (29/10/2026).
Media pemenang akan memperoleh piala penghargaan dan dana apresiasi. Umi menegaskan keputusan dewan juri bersifat final.
Sementara itu, Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika mengatakan, penganugerahan tahun ini diharapkan menjadi penutup yang optimistis setelah industri media membahas berbagai tantangan dalam Digital Media Conference yang digelar dua hari sebelumnya.
“Kita telah menggelar Digital Media Conference dua hari yang lalu dengan sedikit galau. Dengan begitu banyak persoalan yang kita hadapi di industri media, disrupsi AI, persoalan tekanan teknologi, tekanan finansial. Tapi insyaallah malam ini kita akan tutup dengan optimisme, kita akan tutup dengan harapan, karena kita akan menyaksikan inovasi-inovasi yang menjadi pemenang di AMSI Awards malam ini,” ungkapnya.
Wahyu juga menegaskan, penghargaan bukan menjadi akhir dari proses inovasi. Para pemenang diharapkan membagikan pengalaman dan strategi yang membawa mereka meraih penghargaan agar dapat dipelajari serta dikembangkan oleh perusahaan media lainnya.
AMSI, kata Wahyu, akan memfasilitasi kelas berbagi untuk memperluas penerapan praktik baik tersebut di kalangan anggota. “Karena kita tidak saling berkompetisi. Media di era media sosial ini, di era AI ini, harus saling berkolaborasi. Tidak hanya antarmedia, tapi juga dengan semua pemangku kepentingan, entah pemerintah, entah sektor swasta, dengan stakeholder yang lain,” pungkasnya.
