Surabaya, IDN Times - Sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membentuk konsep Pasar Tangguh. Pasar-pasar di Kota Surabaya akan menerapkan berbagai protokol untuk pencegahan penularan COVID-19.
Seperti yang diketahui, kasus COVID-19 sudah berulang kali ditemukan di pasar tradisional di Kota Surabaya seperti Pasar PPI, Pasar Kupang Gunung, Pasar Jojoran, dan lainnya. Tercatat berdasarkan data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia, total ada 50 pedagang pasar yang positif COVID-19 di Surabaya. Angka ini belum termasuk penularan ke warga sekitar hingga tercipta klaster besar seperti Pasar PPI.
