Surabaya, IDN Times - Sebanyak empat partai politik memberi sinyal akan mengusung menantu mantan Gubernur Jatim Soekarwo, Bayu Airlangga dalam Pilwali Surabaya 2024. Yakni Golkar, Gerindra, PSI dan PKS. Sebagian besar partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) ini punya total 23 kursi di DPRD Kota Surabaya.
Melihat kondisi itu, Pengamat Politik ARCI Baihaki Sirajt memprediksi Bayu bisa menjadi figur potensial untuk melawan petahana Eri Cahyadi di Pilwali Surabaya 2024. Potensi itu juga terekap dalam elektabilitas survei yang ada.
"Bayu sangat potensial untuk melawan Eri Cahyadi. Di awal survei kami pada medio April 2024 lalu, elektabilitas Bayu sebagai Cawali Surabaya sudah di angka 8,7 persen," ujarnya, Sabtu (18/5/2024).
Menurut Baihaki, modal 8,7 persen yang dimiliki Ketua Projo Jatim ini sangat baik. Sebab, Bayu belum memasang baliho dan bersosialisasi melalui sosial media. "Angka 8,7 persen itu dengan catatan Bayu belum bergerak sama sekali. Prediksi saya jika Bayu turun dua bulan ini saja dengan memasang baliho dan aktif sosialisasi di sosial media, maka elektabilitasnya sangat berpeluang besar naik drastis dan kompetitif melawan Eri," jelasnya.
"Apalagi kita tahu tidak ada kader Golkar di Surabaya yang moncer, bahkan kurang dilirik masyarakat. Masuknya Bayu Airlangga ini memberi pilihan bagus bagi Golkar untuk turun dengan kadernya di Pilwali Surabaya," tambahnya.
Baihaki menyatakan, Bayu ini Ketua Projo Jatim yang notabene menjadi salah satu elemen penggerak kemenangan Prabowo-Gibran di Jatim, termasuk Surabaya. "Bayu merupakan figur yang bergerak dengan klandestin (senyap)," katanya.
"Selain itu, di belakang Bayu ada sosok Pakde Karwo yang merupakan mentor politiknya. Kita tahu, Pakde merupakan politikus gaek yang sangat diperhitungkan di Jatim," tambahnya.
Baihaki juga bilang, Bayu bisa menjadi opsi terbaik bagi partai politik di Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk bertarung melawan PDIP yang mengusung petahana Eri Cahyadi-Armuji.
"Apalagi tingkat kepuasan warga Surabaya ke Eri-Armuji relatif semakin menurun. Jauh dibanding era Risma. Bayu ini terobosan bagus untuk KIM, di mana Bayu figur muda, asli Surabaya, dan punya pengalaman di legislatif yang baik," pungkasnya.
