Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

2 Peneliti BRIN Dilaporkan Muhammadiyah ke Polda dengan Pasal Ini

2 Peneliti BRIN Dilaporkan Muhammadiyah ke Polda dengan Pasal Ini
Majelis Hukum dan HAM PD Muhammadiyah Surabaya, Sugianto saat ditemui di Mapolda Jatim, Rabu (26/4/2023). IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Surabaya melaporkan dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), APH dan TD ke Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim). Keduanya dianggap melakukan ujaran kebencian ke warga Muhammadiyah dengan UU ITE dan/atau KUHP, yakni Pasal 28 (2) dan pasal 29 UU ITE junto pasal 45 ayat 2 dan 3, Pasal 156 dan 157 KUHP junto Pasal 55 KUHP.

"Tidak hanya ancaman pembunuhan yang disampaikan tapi juga ujaran kebencian pun disampaikan, ditujukan kepada warga Muhammadiyah," ujar Ketua Majelis Hukum dan HAM PD Muhammadiyah Surabaya, Sugianto saat ditemui di polda, Rabu (26/4/2023).

Sugianto menjelaskan beberapa hal dasar yang dipersoalkan oleh Muhammadiyah Surabaya terhadap unggahan ASN sekaligus peniliti BRIN. Yakni ketika APH mengomentari unggahan TD terkait perbedaan perayaan Idulfitri. Diketahui, Muhammadiyah merayakan Idulfitri pada 21 April 2023, pemerintah menetapkan pada 22 April 2023.

"Ketika Pak TD memposting bahwa wrga Muhammadiyah tidak ptuh pada pemerintah dan ingin difasilitasi. Itu yang menjadi polemik kmudian postingan itu dikomentari APH yang siap menghalalkan, dia bertanya apa halal ini darahmu, darah-darah Muhammadiyah akan kami istilahnya bunuh satu persatu," jelas dia.

Terkait alasan Muhammadiyah Surabaya ikut melaporkan ke Polda Jatim, kata Sugianto, karena terlapor APH menuliskan alamatnya di Jombang. Yang mana masih merupakan wilayah hukum Polda Jatim. "Kami belum tahu pasti memposting di Jatim atau tidak tapi yang pasti AP ini dipostingan selanjutnya locus-nya di Jombang," kata dia.

Tak hanya melaporkan saja, Muhammadiyah Surabaya juga menyerahkan sejumlah alat bukti. "Beberapa layar tangkap screenshot dari akun FB dan postingan yang membuat semua orang merasa terancam, terkhusus PD Muhammadiyah (Surabaya)," ucapnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar Syahlillah
Faiz Nashrillah
Ardiansyah Fajar Syahlillah
EditorArdiansyah Fajar Syahlillah

Latest News Jawa Timur

See More

Gus Ipul: Gedung SRMA Surabaya 90 Persen, Ditarget Siswa Pindah Juli

26 Jun 2026, 23:00 WIBNews