Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pasca Erupsi Semeru, Kunjungan ke Bromo Justru Tinggi

Pasca Erupsi Semeru, Kunjungan ke Bromo Justru Tinggi
IDN Times/Reza Iqbal

Malang, IDN Times - Erupsi gunung Semeru tak membuat membuat antusiasme wisatawan yang ingin berkunjung ke gunung Bromo turun. Sebaliknya, kunjungan ke Bromo malah mengalami peningkatan. Padahal, gunung Bromo sendiri berada dalam satu rangkaian dengan gunung Semeru dan merupakan kawasan Pegunungan Tengger berada di bawah kendali Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

1. Ratusan pengunjung datangi Gunung Bromo

c4.wallpaperflare
c4.wallpaperflare

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan Balai Besar TNBTS,  Sarif Hidayat menjelaskan bahwa berdasarkan data pada Minggu (5/12/2021) atau sehari pasca erupsi Gunung Semeru, tercatat ada ratusan wisatawan memasuki kawasan Wisata gunung Bromo. 

"Kemarin jumlah pengunjung ada di kisaran 611 orang. Jadi untuk kunjungan wisata tidak terlalu berdampak," urainya Senin (6/12/2021). 

2. Kunjungan alami peningkatan

ilustrasi Gunung Bromo (IDN Times/Reza Iqbal)
ilustrasi Gunung Bromo (IDN Times/Reza Iqbal)

Sarif menyebut bahwa angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan data kunjungan sebelum erupsi. Pasalnya pada Sabtu (4/12/2021) atau satu hari sebelumnya,  kunjungan wisatawan di kawasan gunung Bromo berada di angka 570 orang. 

"Data ini berdasarkan laporan dari semua pintu masuk," ungkap dia. 

3. Bromo tidak terdampak erupsi

Seorang warga melihat sepeda motor yang tertutup debu vulkanik akibat erupsi gunung Semeru di Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Seorang warga melihat sepeda motor yang tertutup debu vulkanik akibat erupsi gunung Semeru di Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Sejak awal, Sarif menyebut bahwa erupsi yang terjadi pada gunung Semeru memang tidak berdampak pada gunung Bromo. Pasalnya berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan gunung Api di Gunung Sawur, arah angin mengarah ke tenggara selatan. 

"Sementara ini memang terdampak erupsi. Tetapi kami tetap mengimbau pengunjung untuk berhati-hati," jelasnya. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kawasan Bromo memang baru saja dibuka kembali pasca tutup PPKM. Pembukaan dilakukan mulai tanggal 30 November lalu dengan semua pintu masuk. Namun, pengelola juga masih tetap memberikan batasan yakni maksimal hanya 25 persen dari kapasitas saja yang dibuka. 

--------------------------------------------------------------------------------------------

Bantu korban erupsi Semeru dengan klik link ini.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Alfi Ramadana
EditorAlfi Ramadana
Follow Us

Latest Travel Jawa Timur

See More

6 Tempat Ngopi Pagi dengan Pemandangan Alam Terbaik di Mojokerto

03 Apr 2026, 18:05 WIBTravel