Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Gereja Tertua di Jawa Timur, Berusia Lebih dari Satu Abad!

5 Gereja Tertua di Jawa Timur, Berusia Lebih dari Satu Abad!
Ilustrasi gereja umat Kristiani. (Freepik/wirestock)
Intinya Sih
  • Lima gereja tertua di Jawa Timur memiliki nilai sejarah tinggi, sebagian besar berdiri sejak abad ke-19 dan masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah hingga kini.
  • Bangunan-bangunan gereja seperti Gereja Kepanjen Surabaya, GKJW Mojowarno, dan Gereja Merah Kediri menampilkan arsitektur Eropa klasik berpadu unsur lokal yang tetap terjaga keasliannya.
  • Selain fungsi religius, gereja-gereja bersejarah ini juga menjadi destinasi wisata religi populer bagi masyarakat yang ingin mengenal warisan budaya dan sejarah Jawa Timur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Gereja merupakan tempat peribadatan bagi penganut iman Kristiani, yaitu umat Kristen dan Katolik. Selain beribadah, gereja sendiri difungsikan sebagai tempat untuk merayakan hari besar umat Kristiani seperti hari Raya Natal, kenaikan Yesus Kristus dan lain sebagainya.

Di daerah Jawa Timur sendiri terdapat banyak gereja baik gereja Kristen maupun gereja Katolik. Beberapa gereja tersebut telah berusia sangat tua, berikut adalah 5 di antaranya!

1. Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria

Ilustrasi Gereja (pexels.com/Robert  Stokoe)
Ilustrasi Gereja (pexels.com/Robert Stokoe)

Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria merupakan salah satu gereja yang cukup besar di Surabaya yang mampu menampung hingga 3000 jemaat. Cagar budaya dengan bangunan neo gotik berarsitektur Eropa ini dibangun pada tahun 1899 dan dirancang oleh Westmaas dan Muljono Widjosastro.

Bangunan ini sempat terbakar pada tahun 1945 dan kembali direnovasi dengan tetap mempertahankan bentuk aslinya. Gereja Kepanjen ini sangat megah dengan pilar-pilar yang menjulang setinggi 12 meter. Pondasi bangunan ini dibuat menggunakan 799 tiang kayu galam dengan kedalaman 15 meter. Jika dilihat dari atas, maka akan nampak bahwa gereja ini memiliki bangunan yang bentuk salib.

2. Gereja Kristen Jawi Wetan Mojowarno

ilustrasi gereja katolik roma (pexels.com/Sergey Guk)
ilustrasi gereja katolik roma (pexels.com/Sergey Guk)

Siapa sangka, Jombang yang terkenal sebagai Kota Santri juga memiliki salah satu gereja tertua di Indonesia, yaitu GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Mojowarno. Gereja ini pertama kali dibangun pada tahun 1845 dengan gaya neo gothic ala Eropa.

GKJW Mojowarno pertama kali dibangun oleh Raden Paing Wiryoguno, anak dari pangeran Cokrokusumo yang beragama Islam. Setelah bertemu tokoh-tokoh Kristen di Surabaya, Paing Wiryoguno pun memutuskan untuk berpindah agama pada 13 April 1844 dan dibaptis oleh Pdt Van Meyer.

Untuk menyesuaikan dengan tempat gereja ini berada, ditambahlah oranmen-ornamen Jawa seperti ukiran tulisan Jawa kuno. Usia tua gereja ini terlihat dari bangku-bangku yang telah berusia satu abad lebih namun masih tetap kokoh hingga saat ini.

Lokasi: Jl. Merdeka No.2, Mojodukuh, Mojowangi, Kec. Mojowarno, Kabupaten Jombang.

3. Gereja Katolik Hati Kudus Yesus

ilustrasi gereja (unsplash.com/Karl Fredrickson)
ilustrasi gereja (unsplash.com/Karl Fredrickson)

Gereja Katolik Roma yang pertama kali dibangun di Surabaya adalah Gereja Katolik Hati Kudus Yesus. Peletakan batu pertama pembangunan gereja ini dilakukan oleh Romo Fleerakkers SJ. pada 11 Agustus 1920, dan pada 21 Juli 1921 Gereja Hati Kudus Yesus serta rumah pasturan diberkati oleh Mgr. Luypen.

Gereja ini pertama kali diresmikan sebagai gereja Katedral Keuskupan Surabaya pada 21 Juli 1921 dan telah mengalami renovasi dan perluasan pada tahun 1926. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, gereja ini juga telah menjadi salah satu tempat wisata religi di Surabaya.

Lokasi: Jl. Polisi Istimewa No.15, Keputran, Kec. Tegalsari, Kota Surabaya.

4. Gereja Merah Kota Kediri

Ilustrasi Gereja (pexels.com/Marcelo Chagas)
Ilustrasi Gereja (pexels.com/Marcelo Chagas)

Salah satu gereja yang juga menjadi landmark bersejarah di Kota Kediri adalah Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel atau biasa dikenal dengan Gereja Merah. Dibangun pada tahun 1904 dengan arsitektur Eropa, gereja ini merupakan peninggalan Belanda dan awalnya berwarna putih.

Namun pada tahun 1969, warna gereja ini pun diganti menjadi merah. Selain bangunannya yang megah, gereja ini juga menyimpan injil kuno berbahasa Belanda yang ditulis pada bulan September, tahun 1867. Nama pendeta pertama pun tertulis di plakat kayu ukir di sebelah kanan pintu masuk gereja.

Lokasi: Jl. KDP Slamet No.43, Bandar Lor, Kec. Mojoroto, Kota Kediri.

5. Gereja Kristen Jawi Wetan Suwaru

Ilustrasi gereja (unsplash.com/@knixon)
Ilustrasi gereja (unsplash.com/@knixon)

Gereja Kristen Jawi Wetan Suwaru ini merupakan salah satu gereja peninggalan Belanda saat menduduki daerah Malang. Siapa sangka, bahwa gereja masih nampak kokoh ini telah berusia lebih dari 200 tahun atau tepatnya dibangun pada tahun 1817.

Desain interiornya masih kental ala bangunan kolonial. Jendela-jendela besar menghiasi tembok serta pintu gereja yang masih sangat klasik. Sama seperti gereja pada umumnya, di luar bangunan terdapat menara dengan salib besar di atasnya.

Lokasi: Jalan Gereja GKJW No.119, RT.6/RW.2, Krajan, Suwaru, Kec. Pagelaran, Kabupaten Malang.

Berbagai gereja tertua bersejarah di Jawa Timur tersebut tidak hanya dapat difungsikan sebagai tempat ibadah, namun juga kerap menjadi tujuan wisata religi. Tertarik mengunjungi gereja-gereja tersebut saat traveling?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
Zumrotul Abidin
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest Travel Jawa Timur

See More