Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ngabuburit Asik Nonton Echoes of Marrakech di Ciputra World Surabaya

Ngabuburit Asik Nonton Echoes of Marrakech di Ciputra World Surabaya
Tarian dalam pertunjukan Echoes of Marrakech – The Legend of the Enchanted Arrow di Ciputra World Surabaya. (IDN Times/Putri Nailah)
Intinya Sih
  • Echoes of Marrakech di Ciputra World Surabaya hadir gratis 13–24 Maret 2026, menampilkan kisah Pangeran Ahmed dari dongeng Seribu Satu Malam sebagai hiburan ngabuburit Ramadan.
  • Pertunjukan berdurasi 20–30 menit ini memadukan musik, tari, dan storytelling dengan nuansa budaya Timur Tengah, menghadirkan pengalaman teatrikal singkat namun berkesan bagi pengunjung mal.
  • Penonton dapat berinteraksi dan berfoto bersama pemeran seusai pertunjukan, menjadikan acara ini pilihan seru untuk ngabuburit sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Ngabuburit di Surabaya bisa diisi dengan menonton pertunjukan panggung bertema Timur Tengah. Show Echoes of Marrakech – The Legend of the Enchanted Arrow yang terinspirasi dari kisah Seribu Satu Malam hadir gratis di Ciputra World Surabaya.

Pertunjukan ini digelar di Oval Atrium GF mulai 13 hingga 24 Maret 2026. Pertunjukan berlangsung pukul 16.00 WIB pada hari Senin hingga Jumat, sementara Sabtu dan Minggu digelar dua kali pada pukul 14.00 dan 16.00 WIB.

Pertunjukan ini menjadi salah satu hiburan Ramadan yang dapat dinikmati pengunjung sambil menunggu waktu berbuka puasa. Berikut beberapa hal menarik dari pertunjukan Echoes of Marrakech.

1. Echoes of Marrakech angkat kisah cinta dari dongeng Seribu Satu Malam

Penari dengan kostum bernuansa Timur Tengah dalam pertunjukan bertema Arabian.
Penari dengan kostum bernuansa Timur Tengah dalam pertunjukan bertema Arabian. (IDN Times/Putri Nailah)

Pertunjukan Echoes of Marrakech mengangkat kisah Pangeran Ahmed yang mengikuti panah takdir untuk menemukan cinta sejatinya. Cerita tersebut diadaptasi dari dongeng Timur Tengah yang dikenal dalam kisah Seribu Satu Malam. Alur romantis ini ditampilkan melalui pertunjukan teatrikal dengan kostum dan nuansa budaya Timur Tengah.

Managing Director One Fun Creative, Anastasia, menyebut cerita ini dipilih karena jarang diangkat dalam pertunjukan panggung. Selama ini kisah dari Seribu Satu Malam yang lebih dikenal publik biasanya seperti Sinbad atau Alibaba.

“Biasanya orang lebih sering dengar cerita Sinbad atau Alibaba. Padahal ini juga salah satu cerita dari dongeng Seribu Satu Malam, cuma memang jarang diangkat. Makanya kita berusaha menghadirkan cerita ini,” ujarnya.

2. Pertunjukan panggung memadukan musik, tari, dan storytelling

Penampilan tari panggung dengan konsep Arabian performance.
Penampilan tari panggung dengan konsep Arabian performance. (IDN Times/Putri Nailah)

Echoes of Marrakech menghadirkan panggung yang memadukan musik, tarian, dan alur cerita dalam satu penampilan. Penonton dapat menyaksikan koreografi tari yang dinamis dengan kostum warna-warni yang terinspirasi dari budaya Timur Tengah. Unsur storytelling menjadi bagian penting yang membawa penonton mengikuti perjalanan cerita di atas panggung.

Durasi pertunjukan berlangsung sekitar 20 hingga 30 menit. Berbagai elemen visual seperti tari, musik, hingga adegan dramatik disusun untuk mendukung jalannya cerita. Konsep ini dirancang sebagai hiburan singkat namun tetap memberikan pengalaman panggung yang menarik.

Proses produksi pertunjukan melibatkan berbagai persiapan, mulai dari pengembangan konsep cerita hingga latihan koreografi para penari. Tim produksi juga menyiapkan musik serta rekaman suara untuk mendukung alur cerita di atas panggung. Konsep tersebut dihadirkan sebagai hiburan Ramadan bagi pengunjung mal yang sedang menunggu waktu berbuka puasa.

3. Penonton bisa berinteraksi dan berfoto bersama pemeran

Pengunjung berfoto bersama performer setelah pertunjukan.
Pengunjung berfoto bersama performer setelah pertunjukan. (IDN Times/Putri Nailah)

Selain menyaksikan pertunjukan, pengunjung juga dapat mengikuti sesi interaksi setelah pertunjukan selesai. Pada sesi ini para performer berinteraksi langsung dengan penonton melalui berbagai aktivitas singkat. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan hadiah serta goodie bag dari penyelenggara.

Sesi interaktif ini juga memberi kesempatan bagi penonton untuk berfoto bersama para pemeran. Aktivitas tersebut menjadi momen yang sering dimanfaatkan pengunjung untuk mengabadikan pengalaman ngabuburit yang berbeda. Interaksi ini membuat suasana pertunjukan terasa lebih dekat dengan penonton.

Humas Ciputra World Surabaya, Riera, menyebut pertunjukan ini menjadi hiburan Ramadan bagi pengunjung menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pertunjukan tersebut digelar selama beberapa hari menjelang Lebaran dan dapat disaksikan secara gratis.

“Hiburan menyambut Hari Raya Idul Fitri ini bisa dinikmati mulai dari minggu-minggu menjelang hari raya, mulai tanggal 13 sampai 24. Ini live show gratis yang bisa dinikmati setiap hari pukul 16.00 untuk weekdays, sedangkan weekend dua kali pukul 14.00 dan 16.00,” ujarnya.

Bagi warga Surabaya yang mencari kegiatan ngabuburit berbeda, pertunjukan ini bisa menjadi pilihan menarik. Pertunjukan Echoes of Marrakech di Ciputra World Surabaya berlangsung hingga 24 Maret 2026 dan dapat disaksikan setiap hari sesuai jadwal yang telah ditentukan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest Travel Jawa Timur

See More