Hotel Ciputra World Luncurkan Menu Ramadan, Paduan ASEAN dan Asia Timur

The Gallery Restaurant Hotel Ciputra World Surabaya meluncurkan menu baru khusus Ramadan tahun 2026 dengan nama Oriental Ramadan Iftar Buffet pada Jumat (20/2/2026). Menu khusus ini disajikan dengan pengolahan teknik Asia Timur dan sentuhan Asia Tenggara. Oriental Ramadan Iftar Buffet ini menghadirkan lebih dari 50 hidangan dalam konsep all you can eat. Namun, yang ingin ditekankan bukan sekadar jumlah, melainkan bagaimana karakter rasa Tiongkok, Melayu, dan Nusantara dipadukan dalam satu pengalaman berbuka puasa di Surabaya.
1. Konsep Peranakan ASEAN menjadi fondasi menu Ramadan 2026

Suasana hangat langsung terasa saat peresmian berlangsung di The Gallery Restaurant. Aksen merah, lampion, dan pencahayaan temaram membangun atmosfer oriental yang hangat tanpa terasa berlebihan. Nuansa tersebut selaras dengan konsep “Oriental Harmony of Ramadan” yang diangkat tahun ini.
General Manager Hotel Ciputra World Surabaya, Nurhayati Basir, memaparkan bahwa tema tersebut dirancang sebagai pertemuan rasa, budaya, dan spiritualitas dalam satu meja berbuka. Konsep oriental dimaknai sebagai spektrum kuliner Asia, mulai dari Tiongkok, Jepang, hingga Malaysia, yang dipadukan dengan konteks lokal Surabaya. Pendekatan ini sekaligus menjadi pembeda dalam lanskap Ramadan Surabaya 2026.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman Ramadan yang berbeda, di mana rasa, budaya, dan spiritualitas bertemu dalam satu harmoni.” Sementara itu, Executive Chef Dale Darryl Laoh menyebut tema tahun ini bergeser dari Timur Tengah menuju eksplorasi Asia Timur yang lebih kontekstual dengan karakter Surabaya tempo dulu.
2. Teknik memasak menjadi pembeda dalam buffet Ramadan Surabaya

Dari lebih dari 50 hidangan yang tersedia, sejumlah menu ditempatkan sebagai representasi utama konsep. Lamian, Cantonese barbecue, dan Peking duck menjadi sorotan karena melibatkan teknik pengolahan yang cukup detail. Pendekatan ini menekankan kualitas dan proses, bukan sekadar kuantitas sajian.
Lamian disajikan melalui live cooking station sehingga tamu dapat menyaksikan langsung proses peracikan mi sebelum dihidangkan. Metode ini menjaga tekstur tetap kenyal sekaligus menghadirkan pengalaman visual yang interaktif. Konsep tersebut relatif jarang ditemui dalam buffet Ramadan Surabaya pada umumnya.
Ayam Kanton dimarinasi selama satu hari sebelum dipanggang dalam dua tahap suhu berbeda untuk memastikan kematangan merata dan kulit yang renyah. Teknik serupa diterapkan pada Peking duck yang juga membutuhkan persiapan minimal satu hari. Adaptasi rasa dilakukan agar profil gurih, manis, dan rempah tetap seimbang bagi lidah lokal.
3. Variasi menu dan ambience memperkaya pilihan buka puasa di Surabaya

Selain menu utama, area dimsum menghadirkan enam varian dengan isian ayam, udang, dan sayuran. Proses pengukusan dilakukan secara langsung untuk menjaga suhu dan tekstur sajian. Detail ini menunjukkan perhatian pada kualitas penyajian.
Pilihan lain seperti shao kao, sushi corner, hingga jajanan pasar Nusantara memperluas ragam menu. Variasi tersebut memberi ruang bagi selera yang lebih familiar di tengah konsep oriental yang diusung. Hal ini penting bagi keluarga yang mencari referensi buffet Ramadan Surabaya 2026 dengan opsi beragam.
Program ini ditawarkan dengan harga sekitar Rp 258.000++ per orang serta promo Buy 5 Get 6. Dalam lanskap buka puasa di Surabaya, kisaran tersebut berada di segmen menengah hotel bintang lima. Secara keseluruhan, pendekatan Peranakan ASEAN menjadi warna berbeda di tengah persaingan Ramadan Surabaya 2026 yang semakin kompetitif.


















