Comscore Tracker

Geliatkan UMKM, Jembatan Suroboyo Mulai Dibuka

Khusus untuk pejalan kaki dalam masa uji coba

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana membuka Jembatan Suroboyo bagi publik. Pembukaan ini diawali dengan uji coba khusus bagi pejalan kaki. Pembukaan Jembatan Suroboyo ini selain bertujuan untuk sarana rekreasi masyarakat juga dimanfaatkan sebagai sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

1. Jembatan Suroboyo diuji coba dibuka selama 2 hari untuk pejalan kaki

Geliatkan UMKM, Jembatan Suroboyo Mulai DibukaJembatan Suroboyo di kawasan wisata pantai Kenjeran, Surabaya diuji coba dibuka. Dok. Humas Pemkot Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan, uji coba ini sudah dilakukan pada Sabtu (22/1/2022) pukul 18.00-22.00 dan Minggu (23/1/2022) pukul 05.00-10.00 WIB khusus untuk pejalan kaki. Jumlah pengunjung dibatasi 1.000 orang saja yang dibatasi dengan kuota scan kode PeduliLindungi.

Hingga saat ini, Eri masih mematangkan konsep Jembatan Suroboyo khusus bagi pejalan kaki ini. Jembatan tersebut diharap bisa menjadi destinasi wisata yang menarik warga Surabaya dan sekitarnya.

"Bagaimana Jembatan Suroboyo ini bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata baru yang diharapkan bisa menggairahkan perekonomian warga sekitar," ujar Eri, Senin (24/1/2022).

Baca Juga: Pantai Kenjeran Kembali Buka, Cek Jam dan Harga Tiketnya

2. Diharapkan bisa menggairahkan perekonomian UMKM sekitar

Geliatkan UMKM, Jembatan Suroboyo Mulai DibukaJembatan Suroboyo di kawasan wisata pantai Kenjeran, Surabaya diuji coba dibuka. Dok. Humas Pemkot Surabaya.

Eri mengatakan bahwa pembukaan Jembatan Suroboyo ini juga diharapkan bisa membantu membangkitkan UMKM di Kota Surabaya. Para pengunjung yang datang ke Jembatan Suroboyo diharapkan bisa menikmati jajanan atau oleh-oleh dari UMKM yang tersedia.

"Jembatan Suroboyo kita lakukan uji coba. Karena Insya Allah nanti akan kita fungsikan untuk full UMKM," ungkapnya,

Pihaknya juga berencana mengintegrasikan Jembatan Suroboyo dengan objek destinasi wisata yang ada di pesisir Pantai Kenjeran sehingga dapat menarik lebih banyak pelaku UMKM. Penataan kawasan destinasi wisata pesisir Pantai Kenjeran ini ditargetkan rampung pada tahun 2022. 

"Terintegrasi mulai dari THP (Taman Hiburan Pantai) Kenjeran lama, hingga Patung Suroboyo dan Sentra Ikan Bulak. Jadi terkoneksi, satu kesatuan paket wisata," tuturnya.

3. Sudah ada 20 UMKM dilibatkan

Geliatkan UMKM, Jembatan Suroboyo Mulai DibukaJembatan Suroboyo di kawasan wisata pantai Kenjeran, Surabaya diuji coba dibuka. Dok. Humas Pemkot Surabaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumgdag) Kota Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos menambahkan, sejauh ini telah ada 20 UMKM yang berjualan di Jembatan Suroboyo.

"Ada 20 UMKM yang terlibat. Mayoritas adalah pedagang di sekitar Kecamatan Bulak, Jembatan Suroboyo," kata pria yang akrab disapa Yos ini.

Saat ini, pihaknya belum melibatkan UMKM dengan kategori makanan berat selama masa uji coba. Beberapa kategori UMKM yang tersedia adalah kerajinan, handycraft, aksesoris, makanan ringan serta minuman-minuman botol kemasan seperti sinom dan beras kencur.

"Rencananya, memang kita libatkan UMKM lebih banyak. Kalau malam kita fokuskan di dekat air mancur, sedangkan pagi di tengah anjungan," kata dia.

4. Antusiasme masyarakat tinggi dalam masa uji coba

Geliatkan UMKM, Jembatan Suroboyo Mulai DibukaJembatan Suroboyo di kawasan wisata pantai Kenjeran, Surabaya diuji coba dibuka. Dok. Humas Pemkot Surabaya.

Untuk mematangkan konsep Jembatan Suroboyo, Yos pun melakukan evaluasi masa uji coba selama 2 hari tersebut. Sejauh ini, pihaknya bisa menyimpulkan bahwa warga menyambut positif pembukaan Jembatan Suroboyo. Dengan ini, kemungkinan konsep khusus bagi pejalan kaki pada Sabtu malam dan Minggu pagi akan diberlakukan lebih panjang.

"Antusias masyarakat bagus, mereka banyak yang berminat masuk ke situ (Jembatan Suroboyo), jalan. Dan kita melarang roda dua atau roda empat. Kami konsepnya seperti car free day, tapi kendaraan sama sekali tidak boleh," jelasnya.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Kafe Hits Nuansa Jepang di Surabaya, Instagramworthy!

Topic:

  • Zumrotul Abidin

Berita Terkini Lainnya