Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Belum Sebulan Buka, Wisata Gunung Bromo Kembali Ditutup
Wisatawan menikmati keindahan pemandangan Gunung Bromo dari penanjakan. Dok. Reza.

Malang, IDN Times - Destinasi wisata Gunung Bromo, Jawa Timur kembali ditutup untuk umum. Penutupan sendiri mulai berlaku efektif sejak Selasa, 5 Oktober 2021 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Sebelumnya destinasi wisata Bromo memang dibuka sejak 6 September lalu melalui pintu masuk Probolinggo dan Pasuruan. Tetapi berdasar Inmendagri terbaru nomor 47 tahun 2021, dua wilayah tersebut kembali masuk ke level 3 PPKM. Sesuai aturan bahwa untuk PPKM level 3, kawasan pariwisata masih belum diperkenankan buka. 

1. Terpaksa ditutup lagi

Gunung Bromo (instagram.com/rrobin_hood)

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi dan Humas TNBTS, Syarif Hidayat menjelaskan bahwa keputusan penutupan memang harus diambil. Sebab, kawasan pintu masuk yang sebelumnya dibuka yakni Pasuruan dan Probolinggo kini kembali masuk ke level 3. Artinya kawasan tersebut kembali masuk dalam resiko sedang penyebaran COVID-19. Demi menghindari kemungkinan muncul kasus dari destinasi Bromo, maka sementara kawasan tersebut ditutup.

"Keputusan itu merujuk pada diktum 1 huruf e (3), dan diktum 5 huruf j instruksi Mendagri no 47 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 4,3,2 dan 1 COVID-19 Jawa-Bali," paparnya Selasa (5/10/2021). 

2. Siapkan reschedule untuk calon wisatawan

Gunung Bromo meletus/BNPB

Keputusan tersebut tentu membuat wisawatan yang terlanjur memesan tiket terpaksa tak bisa berlibur. Sebagai gantinya, TNBTS kini sedang melakukan reschedule untuk wisatawan yang sudah memesan tiket. Hanya saja untuk proses reschedule masih menyesuaikan perkembangan PPKM di empat kabupaten pintu masuk kawasan Bromo.

"Saat ini sedang kami susun mekanisme reschedule untuk yang sudah pesan tiket," tambahnya. 

3. Tidak ada klaster baru

agentwisatabromo.com

Sementara itu, terkait dugaan adanya kalster, Syarif memastikan bahwa selama hampir sebulan dibuka, tidak ada klaster baru. Penutupan yang dilakukan ini murni karena memang ada instruksi dari Mendagri melalui surat tersebut. Untuk itu, dirinya menyebut bahwa demi keamanan, maka Destinasi wisata Bromi ditutup dulu.

"Tidak ada klaster, semua merujuk ke Inmendagri saja. Karena saat ini Pasuruan dan Probolinggo masuk ke level 3," sambungnya. 

4. Belum bisa pastikan sampai kapan penutupan

c4.wallpaperflare

Terlepas dari itu, Syarif menyebut bahwa belum mengetahui sampai kapan penutupan dilakukan. Pihaknya berpedoman pada Inmendagri. Jika nanti dalam waktu kurang dari dua pekan empat wilayah tersebut sudah turun ke level 2, maka Bromo bosa kembali dibuka untuk wisatawan.

"Kalau semisal nantinya semua wilayah turun ke level 2 dan memungkinkan untuk dibuka, maka akan kami buka semua," pungkasnya. 

Editorial Team

Related Article