Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menikmati Senja yang Tenang di Puthuk Tritih Kota Batu

Kota Batu
Menikmati Senja yang Tenang di Puthuk Tritih Kota Batu
View Puthuk Tritih Kota Batu. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Intinya Sih
  • Puthuk Tritih di Desa Sumberejo, Kota Batu, viral sebagai spot menikmati senja dengan panorama Gunung Arjuno, Gunung Banyak, dan Gunung Panderman serta suasana jalan yang sepi.
  • Sejak awal 2026, lokasi ini ramai terutama Sabtu sore dan Minggu pagi, dengan ratusan pengunjung yang turut mendorong munculnya pedagang makanan dan minuman.
  • Wisatawan luar kota tertarik mampir karena hanya sekitar 15 menit dari Alun-alun Kota Batu, sementara pengunjung berharap keasrian kebun sayur dan suasana tenang tetap terjaga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Batu, IDN Times - Jalan Indragiri Gang 17, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu mendadak menjadi viral. Spot yang sering disebut Puthuk Tritih ini jadi banyak dikunjungi muda-mudi yang ingin menikmati senja.

1. Pemandangan indah dan udara sejuk jadi daya tarik Puthuk Tritih

Idntimes.com
View Puthuk Tritih Kota Batu. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Salah seorang pedagang bernama David (50) mengungkapkan jika Puthuk Tritih mulai ramai sejak awal 2026. Menurutnya, orang-orang tertarik datang karena panorama alam yang masih asri. Apalagi terdapat view Gunung Arjuno, Gunung Banyak, dan Gunung Panderman yang bisa dilihat sambil menikmati secangkir kopi.

"Terus kan di sini jalannya masih sepi, jadi enak buat yang mau istirahat atau nongkrong. Terutama sore hari, banyak sekali yang datang, jadi banyak juga yang jualan juga," terangnya pada Selasa (28/7/2026).

David menjelaskan kalau biasanya Puthuk Tritih ramai dikunjungi pada Sabtu sore dan Minggu pagi. Ia menuturkan bisa ratusan orang yang berjalan-jalan di sini.

2. David berjulan aneka minuman sampai mie, bisa berdagang dari sore hingga malam

Idntimes.com
David saat membuatkan minuman untuk pelanggan. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

David sendiri mengatakan jika ia setiap hari berjualan aneka minuman mulai dari kopi hingga es jeruk. Ia bisa berjualan dari pukul 15.00 WIB sampai 21.00 WIB.

"Kalau siang yang jualan masih sepi, biasanya baru jam 3 sudah banyak yang jualan kopi. Saya sendiri jualan aneka minuman es dan panas, kalau makanan ada mie dan sosis," jelas pria asal Sleman, Yogyakarta ini.

David menjual minuman kopi dan STMJ di harga Rp5 ribu sampai Rp10 ribu. Sementara untuk mie rebus dijual dengan harga Rp10 ribu, sementara sosis dijual Rp1 ribu per potong.

3. Wisatawan luar kota seringkali menyempatkan mampir karena tidak jauh dari pusat kota

Idntimes.com
View Puthuk Tritih Kota Batu. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Di tempat yang sama, Niken (25) mengungkapkan jika ia datang ke Puthuk Tritih karena melihat video viral di TikTok. Jarak yang hanya 15 menit dari Alun-alun Kota Batu membuat ia memutuskan untuk mampir.

"Enak istirahat di sini sebelum pulang ke Sukun (Kota Malang), soalnya gak jauh dari alun-alun. Gak nyangka suasananya sejauh dan sepi, kalau di pusat Kota Batu kan sudah rame banget," tuturnya.

Lebih lanjut, Niken berharap agar kedepannya Puthuk Tritih tetap dijaga keasriannya. Ia merasa daya tarik tempat ini akan berkurang jika kebun-kebun sayur diubah menjadi bangunan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More