7 Tempat Wisata Gratis di Kediri, Cocok Buat Liburan Hemat

- Simpang Lima Gumul merupakan ikon Kabupaten Kediri, tempat piknik keluarga dengan spot foto menarik dan penjual makanan.
- Candi Tegowangi adalah peninggalan Kerajaan Kadiri yang dapat dijelajahi tanpa biaya tiket masuk.
- Gua Maria Lourdes Puhsarang menawarkan keindahan alam dan bangunan bersejarah tanpa biaya masuk untuk umum.
Kediri merupakan salah satu kota yang memiliki daya tarik wisata unik. Di kota ini, kamu dapat menemukan beragam jenis destinasi wisata, mulai dari wisata edukasi, wisata alam, wisata kuliner, wisata religi, hingga wisata sejarah. Dari berbagai pilihan tersebut, tidak jarang pula ditemui lokasi wisata yang tidak memungut biaya masuk atau gratis.
Beberapa tempat memang sengaja disediakan gratis agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Jika kamu sedang berkunjung ke Kediri dan ingin menjelajahi destinasi wisata di daerah ini dengan bujet murah, berikut 7 rekomendasi tempat wisata gratis yang bisa kamu kunjungi.
1. Simpang Lima Gumul

Simpang Lima Gumul merupakan ikon Kabupaten Kediri. Bangunan ini resmi didirikan pada tahun 2008 dan konon terinspirasi dari monumen Arc de Triomphe di Paris. Destinasi ini kerap dijadikan lokasi piknik keluarga oleh wisatawan. Saat berkunjung, kamu akan menemukan banyak spot foto menarik. Selain itu, di sekitar kawasan Simpang Lima Gumul juga terdapat berbagai penjual makanan, mulai dari hidangan berat hingga jajanan khas lokal, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir kelaparan. Untuk mengunjungi tempat ini, kamu tidak dikenakan tiket masuk dan hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan.
Lokasi: Jalan Ahmad Yani No. 98, Gurah, Tugurejo, Kec. Ngasem, Kabupaten Kediri.
Jam operasional: Setiap hari 24 jam
2. Candi Tegowangi

Kediri merupakan wilayah yang pernah menjadi pusat kerajaan pada era Jawa Kuno. Tidak mengherankan jika daerah ini menyimpan banyak peninggalan sejarah dari ratusan tahun silam, salah satunya adalah Candi Tegowangi. Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Kadiri yang diperkirakan dibangun pada abad ke-14. Kondisi bangunan candi saat ini memang tidak sepenuhnya utuh karena beberapa bagiannya telah hilang. Meski demikian, pengunjung masih dapat melihat relief-relief di sisi candi dengan jelas, yang masing-masing memiliki cerita tersendiri.
Jika kamu tertarik untuk mengetahui lebih dalam mengenai sejarah dan penemuan Candi Tegowangi, kamu dapat menyewa pemandu wisata yang tersedia di lokasi. Namun, apabila ingin sekadar menikmati suasana candi dan taman di sekitarnya, hal tersebut juga bisa dilakukan dengan nyaman. Untuk menjelajahi seluruh area Candi Tegowangi, pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk. Kamu hanya perlu membayar iuran seikhlasnya serta biaya parkir kendaraan.
Lokasi: Candirejo, Tegowangi, Kec. Plemahan, Kabupaten Kediri.
Jam operasional: Setiap hari mulai jam 07.00-15.00 WIB
3. Gua Maria Lourdes Puhsarang

Bagi umat Katolik, Gua Maria Lourdes Puhsarang tentu sudah tidak asing lagi. Menariknya, tempat ini tidak hanya digunakan sebagai lokasi ibadah umat Katolik, tetapi juga terbuka untuk kunjungan wisata. Hampir setiap hari, Gua Maria Lourdes Puhsarang ramai dikunjungi wisatawan, baik mereka yang ingin melakukan wisata religi maupun pengunjung yang sekadar menikmati keindahan alam di sekitarnya.
Kawasan Gua Maria Lourdes Puhsarang memiliki sejumlah bangunan dengan perpaduan arsitektur Jawa dan Eropa. Di dalamnya terdapat Gua Maria sebagai replika Lourdes, patung Bunda Maria berukuran besar, Gereja Tua Batu, jalur jalan salib, dua belas pancuran air suci, serta makam para romo dan uskup. Selain kekayaan bangunan tersebut, kawasan ini juga menawarkan pemandangan alam yang indah karena terletak di lereng Gunung Wilis.
Kawasan wisata ini terbuka untuk umum, baik bagi umat Katolik maupun pengunjung dari latar belakang agama lain. Untuk memasuki area Gua Maria Lourdes Puhsarang, pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk dan hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan.
Lokasi: Jl. Raya, Sukorame, Puhsarang, Kec. Semen, Kabupaten Kediri.
Jam Operasional: Setiap hari 24 jam
4. Alun-alun Kediri

Jika kamu sedang berkunjung ke Kediri, rasanya kurang lengkap apabila tidak mampir ke Alun-alun Kediri. Selain tidak dipungut biaya masuk, tempat ini sangat cocok bagi kamu yang menyukai wisata taman kota. Alun-lun Kediri terletak di jantung kota dan berfungsi sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat. Kawasannya tampak asri dengan hamparan rumput hijau serta tempat duduk yang tertata rapi, sehingga pengunjung dapat bersantai sambil menikmati udara segar.
Di dalam kawasan alun-alun juga tersedia berbagai fasilitas yang cukup lengkap, mulai dari jalur pedestrian, fasilitas olahraga, hingga area permainan untuk anak-anak. Tak jauh dari lokasi Alun-alun Kediri, kamu juga dapat menemukan sentra wisata kuliner serta Masjid Agung Kediri. Hal ini tentu memudahkan pengunjung yang ingin menikmati kuliner maupun menunaikan ibadah. Apabila kamu berkunjung ke tempat ini, cukup siapkan biaya parkir aja karena tidak ada tiket masuk ke kawasan ini.
Lokasi: Jl. Panglima Sudirman, Kp. Dalem, Kec. Kota, Kota Kediri.
Jam operasional: Setiap hari 24 jam
5. Situs Calon Arang

Situs Calon Arang merupakan situs cagar budaya yang dilindungi pemerintah. Dari temuan artefak candi-candinya, situs ini diperkirakan dulunya sebagai tempat pemujaan Dewi Durga. Dalam cerita yang ditemukan dalam Serat Calon Arang, kisah Calon Arang sendiri bercerita tentang seorang perempuan yang menebar ilmu hitam pada masa pemerintahan Prabu Airlangga. Kisah ini juga pernah disadur oleh Pramoedya Ananta Toer dalam bukunya yang berjudul Cerita Calon Arang.
Kawasan Situs calon Arang sendiri memiliki lokasi yang tidak terlalu luas. Kamu bisa menikmati beberapa artefak seperti batu umpak atau tiang penyangga rumah, ambang pintu, lumpang, dan bongkahan batu yang berasal dari Kerajaan Majapahit sekitar abad 13-15 Masehi. Memasuki kawasan ini tidak dipungut biaya.
Lokasi: Area Sawah/Kebun, Sukorejo, Gurah, Kabupaten Kediri.
Jam operasional: Setiap hari 24 jam
6. Sumber Dlopo

Satu lagi kawasan wisata yang harus kamu kunjungi, ada wisata alam Sumber Dlopo. Tempat ini menawarkan wisata sumber air alami yang jernih dengan pemandangan sekitarnya penuh dengan pepohonan hijau. Sumber air disini sangat melimpah hingga kamu bisa melihat kolam alami yang luas dengan air yang sangat bersih. Lokasinya tak jauh dari pusat kota sehingga sangat mudah dijangkau. Kalau kamu ingin berkunjung di sini disarankan datang selain akhir pekan karena biasanya akan padat dengan pengunjung. Untuk berkunjung ke Sumber Dlopo tidak dipungut biaya, hanya perlu membayar parkir.
Lokasi: Gg. Sumber No.253, Karangrejo, Kec. Ngasem, Kabupaten Kediri.
Jam operasional: 24 jam
7. Candi Surowono

Terakhir, ada satu candi lagi yang wajib kamu kunjungi, namanya Candi Surowono. Candi ini merupakan kawasan cagar budaya yang di dalamnya terdapat bangunan candi peninggalan Raja Wengker. Bangunannya berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 7,8 meter x 7,8 meter dan tinggi 4,72. Area sekitarnya cukup luas dan sepanjang halaman candi, diletakkan batu-batu reruntuhan yang terjejer rapi. Batu-batu serta bangunan candi diperkirakan berasal dari abad 15 masehi. Tempat ini cocok bagi kamu yang suka wisata sejarah dan bisa dijadikan sebagai edukasi untuk anak. Dan yang lebih penting lagi, kawasan wisata ini gratis.
Lokasi: Surowono, Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.
Jam operasional: Setiap hari dari jam 07.00-20.00 WIB
Itu dia beberpa rekomendasi wisata yang menarik di Kediri. Tak kalah dengan kota lain, di Kediri kamu bisa menemukan banyak lokasi wisata yang memiliki nilai budaya lokal. Bagaimana? tertarik liburan di Kediri? Tunggu apa lagi, segera amankan tiket dan kabur ke sini.

















