Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menanti Taji Nakhoda Baru Persebaya

Kota Surabaya
Menanti Taji Nakhoda Baru Persebaya
Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)
Share Article

Pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia 2023/2024 segera dimulai. Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang menjadi tim yang bakal berhadapan pada jadwal pembuka usai jeda kompetisi. Duel sengit itu akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Selasa (30/1/2024) esok.

Laga Persebaya versus PSIS sebenarnya merupakan laga tunda yang gagal terlaksana sebelumnya. Walau demikian, pertemuan kedua tim tersebut tidak mustahil bakal menarik animo pecinta sepak bola Tanah Air. Pasalnya, Persebaya dan PSIS adalah tim besar yang dilengkapi dengan skuad materi pemain berkualitas.

Yuk, intip fakta-fakta menarik jelang laga Persebaya vs PSIS!

  1. 1. Persebaya terjebak catatan buruk di Liga 1 2023/2024

    Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)
    Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)

    Persebaya sayangnya dihantui catatan buruk jelang melawan PSIS Semarang pada putaran kedua Liga 1 2023/2024. Mereka gagal menuai kemenangan dalam sembilan pertandingan beruntun. Setidaknya, Bajol Ijo hanya mengemas 5 seri dan 4 kalah.

    Catatan paceklik tersebut tentu membuat mental para penggawa Persebaya goyah. Bagaimana tidak, hasil itu mengantarkan mereka kian dekat dengan jurang degradasi di papan klasemen sementara Liga 1. Bruno Moreira dan kawan-kawan diketahui harus menempati peringkat ke-13 dengan torehan 26 poin, berjarak 2 peringkat dari zona merah.

  2. 2. Laga kontra PSIS menjadi ajang pembuktian bagi pelatih baru Persebaya

    Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)
    Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)

    Persebaya telah melakukan berbagai upaya demi melepaskan diri dari jeratan catatan minor di Liga 1 2023/2024. Salah satunya adalah mendatangkan pelatih baru, Paul Munster. Juru taktik berpaspor Irlandia Utara resmi direkrut untuk mengisi kursi pelatih Bajol Ijo sebelumnya, Josep Gombau.

    Munster sebentar lagi akan membuktikan kapasitasnya dalam laga melawan PSIS Semarang. Ia memiliki tugas ganda, yakni memutus catatan paceklik tim dan mengangkat mental para pemain. Itu jelas menjadi tugas yang tidak mudah bagi sang pelatih.

    Meski begitu, Munster tetap merasa optimis. Ia melakukannya dengan membuat racikan strategi terbaik untuk Persebaya. Harapannya, upaya Munster itu bikin Bruno Moreira dan kolega bisa lebih baik lagi saat mengarungi putaran kedua Liga 1.

  3. 3. Persebaya bermain tanpa kiper utama

    Ernando Ari (instagram.com/timnas.indonesia)
    Ernando Ari (instagram.com/timnas.indonesia)

    Persebaya bermain tanpa kiper utama, Ernando Ari Sutaryadi, saat melawan PSIS Semarang. Itu terjadi karena kiper muda 21 tahun ini masih absen lantaran harus memperkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Absennya Ernando jelas membuat kerugian bagi Bajol Ijo.

    Kendati demikian, untungnya, Persebaya memiliki kiper pilihan kedua yang cukup sepadan. Ia bernama Andhika Ramadhani, kiper berumur 25 tahun. Andhika tak kalah hebatnya sebagai kiper cadangan Persebaya dengan statistik 3 clean sheet dari 9 pertandingan di Liga 1 2023/2024.

  4. 4. PSIS berada dalam kondisi tidak optimal

    PSIS Semarang dalam laga menghadapi Persebaya pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)
    PSIS Semarang dalam laga menghadapi Persebaya pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)

    Di lain sisi, PSIS Semarang berada dalam kondisi yang tidak maksimal jelang melawan Persebaya. Statistik performa mereka sedikit menurun di Liga 1 2023/2024. Dari 5 pertandingan terakhir, tim dengan julukan Laskar Mahesa Jenar ini hanya menorehkan 2 menang, 1 seri, 2 kalah.

    Walau begitu, PSIS tetap menjadi lawan yang berat bagi Persebaya. Dikatakan demikian karena Laskar Mahesa Jenar jadi salah satu tim paling konsisten di Liga 1. Buktinya, PSIS masih bertengger di zona lima besar klasemen sementara. Mereka menempati tangga ke-4 dengan raihan 38 poin.

  5. 5. Rekor pertemuan pertama Liga 1, PSIS membabat habis Persebaya

    PSIS Semarang dalam laga menghadapi Persebaya pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)
    PSIS Semarang dalam laga menghadapi Persebaya pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)

    PSIS Semarang sendiri mempunyai bekal positif jelang bertamu ke markas Persebaya. Mereka sempat menang pada pertemuan pertama Liga 1 2023/2024. Berlaga di Stadion Jatidiri, PSIS mampu membabat habis Bajol Ijo dengan skor akhir 2-0 ketika itu.

    Dalam laga putaran pertama tersebut, Carlos Fortes menjadi momok bagi Persebaya. Betapa tidak, bomber asing PSIS itu mampu melesakkan dua gol sekaligus ke gawang Bajol Ijo. Bruno Moreira dan kolega harusnya menjadikan Fortes sebagai pemain yang wajib diwaspadai pada pertemuan kedua nanti.

    Demikian fakta menarik jelang pertandingan tunda antara Persebaya Surabaya versus PSIS Semarang di Liga 1 Indonesia 2023/2024. Bajol Ijo wajib menang dalam laga ini. Bangkit!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More