Paul Munster (instagram.com/officialpersebaya)
Usai pensiun sebagai pemain, Paul Munster kemudian melanjutkan kariernya sebagai pelatih. Ia memulai itu dengan melatih FC Assyriska Orebro, klub Swedia, pada 2012. Setelah itu, Sang Pelatih mulai berpetualang dengan mengisi staf kepelatihan bersama banyak kesebelasan.
Menariknya, Bhayangkara Presisi Indonesia FC menjadi salah satu klub yang pernah dibesut Paul. Itu terjadi pada 2019—2022. Paul bertahan lama bersama Bhayangkara. Ada alasan tersendiri mengapa Paul bisa langgeng di Bhayangkara. Itu karena kinerjanya yang bagus.
Debut Paul sebagai pelatih Bhayangkara terjadi saat menyongsong Liga 1 Indonesia 2019/2020. Kala itu, ia langsung mengangkat muruah tim yang sempat terombang-ambing pada awal musim. Namun, akhirnya Paul bisa merubah itu usai membawa Bhayangkara finis di peringkat ke-4 klasemen akhir Liga 1 2019/2020.
Tidak hanya itu, Paul membuat Bhayangkara menjadi tim papan atas pula di Liga 1 2021/2022. Mereka berhasil menduduki peringkat ke-3 di klasemen akhir serta membuat Bhayangkara lolos ke Piala AFC ketika itu. Hanya saja, rupanya Liga 1 2023/2024 menjadi periode terakhir Paul bersama Bhayangkara setelah diputus kontrak.