5 Alasan Arema FC Harus Pulangkan Rizky Dwi

Nama Rizky Dwi Febrianto kembali menjadi perbincangan panas di bursa transfer Liga 1. Ia dirumorkan akan kembali ke skuad Arema FC yang dilatih oleh Fernando Valente. Saat ini pemain asal Jember ini tengah bermain untuk Borneo FC yang tengah berjuang mendapatkan juara Liga 1 Musim 2023/2024. Namun, ia dilaporkan tidak betah selama memperkuat Pesut Etam. Oleh karena itu, Arema FC disarankan segera menarik kembali sang pemain. Ini dia 5 alasan mengapa Arema FC harus memulangkan Rizky.
1. Arema FC sangat membutuhkan sosok bek sayap berpengalaman

Arema FC mengalami krisis pada bek sayap, terutama pada sisi kanan, karena badai cedera. Sepeninggal Rizky Dwi pada Mei 2023 lalu, Arema FC tidak memiliki sosok bek sayap yang tangguh lagi. Mikael Tata bermain di bawah ekspektasi dan kini telah resmi dilepas, sementara Rifad Marasambessy juga lebih banyak diterpa cedera.
Fernando Valente bahkan secara blak-blakan mengatakan jika posisi fullback sangat mengenaskan. Hampir seluruh bek sayap mereka mengalami cedera, termasuk Johan Ahmad Farizi. Mereka bahkan harus memaksa Achmad Maulana Syarif yang awalnya berposisi sebagai gelandang serang menjadi bek kanan.
Kehadiran sosok Rizky Dwi dirasa sangat ideal untuk menambal pertahanan Singo Edan yang kini jadi tim dengan kebobolan terbanyak nomor 2 di Liga 1. Tisak hanya itu, Rizky juga merupakan pemain yang lihai dalam membantu serangan. Saat masih membela Singo Edan, ia juga kerap kali mencetak gol dari situasi bola mati.
2. Rizky Dwi tersingkir dari skuad Borneo FC

Potensi Rizky Dwi ternyata tidak bisa dimaksimalkan oleh Borneo FC. Ini terlihat dari minimnya jam terbang untuk pemain 26 tahun ini. Tercatat ia bermain 13 kali, tapi hampir tidak pernah menjadi starter. Ia bahkan hanya mencatatkan 265 menit bermain saja sepanjang Liga 1.
Berbeda jauh dibanding saat ia membela Singo Edan sejak Liga 1 Musim 2020/2021 hingga Liga 1 2022/2023. Selama 3 musim berkostum Singo Edan, ia mencatatkan 66 pertandingan dengan torehan 7 gol dan 4 assist. Di Arema FC ia mendapat banyak menit bermain dengan total 5.071 menit.
Posisi Rizky Dwi sebagai bek kanan di Borneo FC kerap digantikan oleh Fajar Fathur Rahman. Hal ini membuat Rizky Dwi dikabarkan ingin hengkang demi mendapatkan lebih banyak menit bermain.
3. Rizky Dwi pernah berjaya bersama Arema FC

Liga 1 Musim 2021/2022 dan Liga 1 Musim 2022/2023 mungkin menjadi musim terbaik Rizky Dwi. Posisinya kokoh tak tergantikan sebagai bek kanan Arema FC. Pada musim 2021/2022, ia tercatat bermain sebanyak 21 kali di Liga 1 dan 7 kali di Piala Presiden, pada 2 kompetisi itu ia mencatatkan 4 gol (3 gol Liga 1 dan 1 gol Piala Presiden) dan 2 assist (Liga 1).
Pada musim selanjutnya, Rizky Dwi bermain sebanyak 29 pertandingan pada Liga 1. Pada musim terakhirnya di Singo Edan, ia mencatatkan 3 gol dan 2 assist untuk Arema FC.
Tidak hanya mendapatkan posisi sebagai pemain utama, Rizky Dwi juga dipercaya sebagai eksekutor utama bola mati Arema FC. Tugas ini beberapa kali berhasil ia tuntaskan dengan mencetak gol. Meskipun bermain sebagai pemain bertahan, ia memiliki akurasi tendangan yang ciamik.
4. Rizky Dwi hanya berstatus pinjaman selama memperkuat Borneo FC

Arema FC memang memiliki peluang terbuka untuk memulangkan Rizky Dwi ke Malang. Pasalnya kepindahan sang pemain ke Borneo FC 8 bulan lalu ternyata hanya sebagai pemain pinjaman. Ia masih memiliki kontrak bersama Arema FC hingga 24 Juni 2024.
Artinya Arema FC paling berpeluang mendapatkan Rizky Dwi kembali asalkan baik Borneo FC maupun pihak Rizky Dwi sepakat. Pemain bertinggi 178 centimeter ini sudah dirindukan publik Aremania, pasalnya kepergiannya disesalkan sebab ia bagian dari pilar penting Arema FC.
Manajemen Arema FC sebelumnya juga pernah mengatakan jika pada bursa transfer November 2023 ini mereka akan mendapatkan 3 pemain baru. Diketahui jika 2 pemain yang akan mereka datangkan adalah pemain asing dan 1 pemain adalah pemain lokal. Sinyal tersebut menguat pada sosok Rizky Dwi.
5. Tekanan Aremania agar memulangkan Rizky Dwi

Melihat kondisi Rizky Dwi yang mengenaskan di perantauan, membuat Aremania menginginkan agar pemain kelahiran Jember ini dipulangkan ke Malang. Seruan ini muncul melalui media sosial Instagram yang memenuhi kolom komentar di postingan Instagram Arema FC dan Rizky Dwi.
Pada postingan terakhir Rizky Dwi di akun Instagramnya, @rizkydwi_12, banyak Aremania yang meminta ia kembali bermain di Arema FC. Mereka merindukan sosok bek kanan yang bisa menyeimbangkan permainan bertahan dan menyerang ini.
"Tak kawal underpass Karanglo Samm," tulis salah satu netizen dengan akun @kikyyy_00.
"Welcomeback Arema Sam, singo tak lupa jalan pulang," tulis akun @silvesterdesanta.
















