Jelang Hadapi Persik, Arema Masih Terbayang Kekalahan dari Persebaya

- Arema FC bersiap menghadapi Persik Kediri di Derby Jawa Timur setelah kekalahan 0-4 dari Persebaya, dengan laga digelar di Gresik tanpa penonton.
- Pelatih Marcos Santos menilai dukungan Aremania saat latihan penting untuk memotivasi pemain dan bertekad menutup tiga laga tersisa dengan kemenangan.
- Pemain Arema FC masih terpengaruh kekalahan dari Persebaya, namun semangat mereka bangkit berkat dorongan suporter untuk meraih tiga poin melawan Persik.
Malang, IDN Times - Arema FC akan menjalani pertandingan pekan ke-31 Super League 2025/2026 menghadapi Persik Kediri pada Minggu (3/5/2026) di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Menghadapi laga Derby Jawa Timur ini, Arema FC masih terbayang-bayang dengan kekalahan memalukan 0-4 dari Persebaya Surabaya pada pekan sebelumnya.
1. Pelatih Arema FC masih terbayang-bayang kekalahan dari Persebaya

Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengungkapkan jika laga menghadapi Persik Kediri tidak jauh berbeda seperti menghadapi Persebaya Surabaya karena sama-sama bertajuk Derby Jawa Timur. Tapi ia menggarisbawahi jika Arema FC saat ini lebih siap karena mereka telah mendapatkan jatah istirahat lebih baik dari sebelumnya. Menurutnya, Singo Edan sebelumnya menjadi bulan-bulanan Bajol Ijo karena hanya diberikan jeda 3 hari, sementara pada waktu tersebut mereka masih harus menempuh jarak dari Bandung ke Bali.
"Melawan Persebaya adalah permainan terburuk di musim terakhir kami. Lalu melawan Persik ini adalah laga klasik lagi. Mereka adalah musuh yang sulit, mereka berada di belakang (kami) klasemen, tapi kita harus menghormati mereka. Mereka adalah sebuah tim yang sangat baik, mereka adalah sebuah tim yang baik," terangnya saat konferensi pers pada Sabtu (2/5/2026).
Laga ini sendiri tidak akan digelar di Kediri karena tidak mendapat ijin, sehingga laga dipindahkan ke Gresik dengan tanpa penonton. Meskipun demikian, Marcos tidak akan memandang remeh laga ini. "Seperti sebelumnya saat melawan Persebaya, saya sampaikan ke pemain harus siap mental sebelum lawan Persik," tegasnya.
2. Sempat didemo Aremania, Marcos Santos merasa ini fase penting

Marcos juga menyinggung aksi demonstrasi yang dilakukan Aremania saat sesi latihan Arema FC di Lapangan Dream Football Pitch (DFC) pada Jumat (1/5/2026) pagi. Menurutnya kehadiran Aremania sangat penting saat itu untuk memberikan motivasi pada para pemain, apalagi mereka berhutang kemenangan usai kekalahan dari Bajol Ijo.
"Aremania kemarin datang, support kami di kamar ganti itu untuk memotivasi pemain-pemain. Mereka adalah suporter yang sangat baik. Tim kami dalam keadaan bagus, pemain kami selalu siap. Saya optimis kita bisa mendapatkan poin," ujarnya.
Arema FC sendiri dipastikan tidak akan terdegradasi musim ini, tapi Marcos tidak ingin menjadikan ini sebagai zona nyaman timnya. Ia berjanji akan menghabiskan sisa 3 laga dengan kemenangan. Ia berharap setidaknya Arema FC bisa naik 4 tangga di papan klasemen Super League 2025/2026.
Saya berpikir Arema sudah tidak mungkin lagi berburu gelar. Jika kondisi seperti ini tidak mungkin lagi berburu gelar, maka akan menimbulkan kesulitan para pemain. Tapi pemain kami dapat gaji, tim Arema tim besar, jadi saya yakin pemain nggak buat macam-macam do sisa 3 pertandingan, saya selalu minta pemain harus cari poin, supaya bisa lebih buat Arema di atas dan buat Aremania bahagia," ujarnya.
3. Pemain-pemain Arema FC masih belum bisa melupakan kekalahan memalukan dari Persebaya

Sementara itu, Bek Sayap Arema FC, Rio Fahmi mengingatkan jika hasil pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya memberikan efek kejut yang luar biasa bagi pemain-pemain Singo Edan. Bagaimana tidak, pada 4 laga sebelumnya mereka tak terkalahkan mulai dari menahan imbang Malut United di markasnya, menang dari Persita dan Persis, kemudian menahan imbang Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Tapi tren positif ini seperti tak berguna saat berhadapan dengan Bajol Ijo.
"Tapi kedatangan Aremania di tempat latihan itu kemarin memberikan suntikan motivasi bagi kita untuk mengingat bahwa jadwal liga itu belum selesai, apalagi kemarin yang kita lawan rival kita Persebaya dan kita tidak mendapatkan hasil yang bagus. Jadi sebagai gantinya tidak ada kata tawar-menawar di pertandingan besok, harus bisa meraih 3 poin untuk Arema. Kondisi ruang ganti para pemain semakin termotivasi karena beberapa suntikan semangat dari Aremania, dan juga kita tahu ini adalah pertandingan derby yang lain, kita tidak ingin menyia-nyiakan pertandingan ini seperti pertandingan sebelumnya," pungkasnya.













