Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dipermalukan Persebaya, Aremania Demo saat Latihan Singo Edan

Dipermalukan Persebaya, Aremania Demo saat Latihan Singo Edan
Aremania saat berdemonstrasi di Lapangan DFP, Kabupaten Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Intinya Sih
  • Ratusan Aremania demo di Lapangan DFP Malang menuntut perubahan setelah Arema FC kalah telak 0-4 dari Persebaya, menunjukkan kekecewaan mendalam terhadap performa tim.
  • Hansamu Yama mewakili pemain Arema FC berjanji tampil total di tiga laga tersisa Super League 2025/2026 demi menebus rasa malu dan mengembalikan kepercayaan suporter.
  • Pelatih Marcos Santos mengaku malu atas kekalahan besar dari Persebaya, menyebut faktor kelelahan pemain akibat jadwal padat dan perubahan lokasi pertandingan sebagai penyebab turunnya performa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Malang, IDN Times - Pemandangan tak biasa terlihat saat sesi latihan Arema FC di Lapangan Dream Football Pitch (DFP) Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Jumat (1/5/2026) pagi. Tampak ada ratusan Aremania yang melakukan aksi demo sebelum para pemain Singo Edan memulai latihan.

1. Aremania kesal Arema FC dibantai Persebaya, tuntut perubahan di sisa laga

Sejumlah Aremania melakukan demonstrasi di Lapangan DFP, Kabupaten Malang, sambil membawa spanduk dan menyalakan flare berwarna merah.
Aremania saat berdemonstrasi di Lapangan DFP, Kabupaten Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Ratusan Aremania tampak memadati Lapangan DFP sambil membawa sejumlah poster bernada kekecewaan karena timnya tak kunjung bangkit di Super League 2025/2026. Mereka menyampaikan kekesalan karena tim kesayangannya harus kalah dari rival bebuyutannya, Persebaya Surabaya, dengan skor telak 0-4 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali pada Selasa (28/4/2026) lalu. Padahal, dalam laga itu Arema FC berperan sebagai tuan rumah.

"Kita gak putuh bermain bagus, kita butuhnya menang. Arema butuh tipikal petarung di lapangan," ucap salah satu Aremania.

Massa Aremania kemudian ditemui sejumlah pemain dan pelatih Singo Edan untuk mendengarkan keluhan mereka. Mereka akhirnya mendengarkan aspirasi para suporter selama 30 menit, lalu para pemain menjanjikan akan bermain lebih baik lagi kedepannya, sehingga Aremania langsung membubarkan diri.

2. Hansamu Yama janjikan Arema FC akan bermain total di sisa kompetisi

WhatsApp Image 2026-01-12 at 08.21.41 (4).jpeg
Pemain Persik Kediri saat melawan Arema FC. IDN Times/istimewa

Bek Arema FC, Hansamu Yama Pranata, yang ikut menemui para Aremania menyampaikan jika para pemain juga malu dengan kekalahan telah dari Persebaya Surabaya. Menurutnya para pemain tidak hanya dicemooh di Malang, tapi juga saat pulang dari Bali.

"Yang gak enak dari kekalahan kemarin adalah jadi pemain. Terutama saya dicemooh sebelah (rival) dan di sini (Aremania), saya gak terima itu. Kita berjanji pertandingan selanjutnya, pertandingan apapun kita akan fight buat kalian semua," tegasnya.

Arema FC sendiri menyisakan 3 laga di Super League 2025/2026. Mereka akan dijamu Persik Kediri pada Minggu (3/5/2026), kemudian menjamu PSM Makassar pada Sabtu (9/5/2026), dan terbang ke Biak untuk menghadapi PSBS pada Jumat (15/5/2026).

3. Pelatih Arema FC juga malu dengan hasil menghadapi Persebaya

Seorang pelatih Arema FC mengenakan jersey latihan berwarna merah muda membawa papan strategi di lapangan stadion.
Marcos Santos saat memimpin latihan tim Arema FC. (Dok. Media Officer Arema FC)

Sementara itu, Pelatih Arema FC, Marcos Santos juga merasa malu dengan hasil yang diraih timnya di Bali. Menurutnya, Singo Edan tidak seharusnya kalah dengan skor setebal ini. Menurutnya para pemainnya seperti kehilangan motivasi karena kelelahan.

Pelatih asal Brasil ini merasa pemain-pemainnya kelelahan karena hanya mendapatkan jeda selama 3 hari usai terbang ke Bandung. Mereka kemudian harus terbang lagi ke Bali karena ILeague tiba-tiba mengubah venue pertandingan kandang menghadapi Bajol Ijo ke Stadion Kapten I Wayan Dipta.

"Kami minta maaf ke Aremania karena malu sekali dengan hasil ini. Saat pertandingan, situasi di dalam lapangan semua pemain keluhatan agak capek. Pemain Arema nggak berjuang untuk derby, saya malu, saya minta maaf," paparnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest Sport Jawa Timur

See More