Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Arema FC Dituntut Menang Beruntun pada 11 Laga Terakhir Liga 1

Arema FC Dituntut Menang Beruntun pada 11 Laga Terakhir Liga 1
Gilbert Alvarez saat merayakan gol bersama pemain-pemain Arema FC. (Dok. Media Officer Arema FC)
Share Article

Malang, IDN Times - Kondisi Arema FC berada di ujung tanduk, pasalnya mereka masih belum bisa lolos dari zona degradasi Liga 1 Musim 2023/2024. Padahal, kompetisi musim ini hanya menyisakan 11 laga lagi, tapi mereka hanya mampu mengumpulkan 21 poin dari 23 pertandingan.

Arema FC yang terdampar di peringkat 16, berjarak 4 poin dari Persis Solo yang berada di peringkat 15, tapi Persis masih menyimpan 1 pertandingan yang belum digelar. Ini membuat langkah Singo Edan kian berat untuk terlepas dari ancaman degradasi.

1. Manajemen Arema FC meminta Singo Edan sapu bersih 11 laga

Manajer Tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas. (Instagram/wiebie_andriyas76)
Manajer Tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas. (Instagram/wiebie_andriyas76)

Arema FC memang tidak boleh terpeleset satu pertandinganpun. Jika tidak, mereka akan kian ditinggal Persis Solo ataupun Persita Tangerang. Manajemen Singo Edan bahkan menargetkan agar tim bisa menyapu bersih 11 laga terakhir musim ini. Mereka tidak boleh kalah sekalipun, minimal mampu mencuri 1 poin.

"Target kami tentu sapu bersih pada 11 pertandingan selanjutnya. Kalau ridak bisa mengamankan kemenangan, akan sulit lepas dari zona degradasi," terang Manajer Tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas saat dikonfirmasi pada Selasa (16/1/2024).

Wiebie percaya jika sebenarnya kualitas Arema FC tidak kalah dibandingkan tim-tim lain di Liga 1. Jadi ia merasa tidak layak jika Singo Edan harus turun kasta musim ini.

2. Manajemen Arema FC beberkan alasan timnya terpuruk

Pertandingan antara Arema FC (putih) melawan Bali United (merah). (Dok. Media Officer Arema FC)
Pertandingan antara Arema FC (putih) melawan Bali United (merah). (Dok. Media Officer Arema FC)

Wiebie mengatakan jika alasan mereka terpuruk musim ini dikarenakan harus menjalankan laga usiran sepanjang musim. Kondisi ini membuat anak-anak Singo Edan tidak mendapatkan istirahat yang cukup. Sehingga mereka kurang konsentrasi saat menjalani pertandingan.

Bagaimana tidak, mereka harus menjalani perjalanan 400 kilometer lebih dari Malang ke Bali. Arema FC berlatih di Kota Malang atau Kota Batu, tapi menjalani pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali karena Stadion Kanjuruhan masih dalam masa renovasi.

"Tentu saja evaluasi dari kami adalah faktor kelelahan yang jadi faktor utama. Kita harus terbang bolak-balik Malang-Bali untuk latihan dan bertanding. Jadi kami harus memikirkan solusi untuk masalah ini," jelasnya.

3. Manajemen Arema FC melihat jika progres permainan timnya berangsur membaik

Arema FC saat melaksanakan uji coba melawan Persikoba Kota Batu di Stadion Gajayana Malang. (Dok. Media Officer Arema FC)
Arema FC saat melaksanakan uji coba melawan Persikoba Kota Batu di Stadion Gajayana Malang. (Dok. Media Officer Arema FC)

Lebih lanjut, Wiebie melihat jika progres permainan Arema FC lebih baik dibandingkan saat awal kompetisi. Tugas mereka saat ini adalah membuat pemain-pemain bermain konsisten selama 90 menit.

"Sebenarnya permainan kita sudah baik, tapi memang kurang konsisten saja. Sehingga seringkali membuat kesalahan di menit-menit akhir," tandasnya.

Saat ini Arema FC juga melatih fokus pemain agar bisa bermain koleksi hingga detik-detik akhir. Ia mempercayakan nasib tim ini pada Pelatih Kepala Arema FC, Fernando Valente. Wiebie percaya jika Fernando akan jadi penyelamat tim ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest Sport Jawa Timur

See More

Nribun Yuk! Reuni Persebaya dengan Mantan di Piala Presiden

28 Jun 2026, 08:56 WIBSport