Arema FC Fokus Beresin Lini Pertahanan

Malang, IDN Times - Arema FC masih memiliki masalah serius pada lini pertahanan. Pasalnya mereka masih menjadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan terbanyak di Liga 1 Musim 2023/2024. Bagaimana tidak, mereka telah kebobolan sebanyak 40 kali dalam 23 pertandingan. Jumlah kebobolan ini lebih sedikit 4 gol dari Persikabo 1973 yang jadi tim dengan pertahanan terburuk di Liga musim ini.
1. Pelatih Arema FC mengakui jika pertahanan mereka sangat rapuh

Duet Charles Raphael dan Syaiful Anwar tampaknya akan mendapatkan porsi latihan lebih dari Pelatih Arema FC, Fernando Valente. Mereka bersama Johan Ahmad Farizi dan Achmad Maulana di posisi full back akan mendapatkan pelatihan khusus dalam bertahan.
Fernando mengakui jika lini pertahanan masih menjadi permasalahan mendasar bagi Arema FC. Menurutnya percuma mereka mencetak banyak gol tapi lini pertahanan tidak bisa mempertahankan keunggulan. Jadi selain fokus pada finishing touch, mereka juga menggenjot lini pertahanan agar lebih kokoh.
"Kita tahu bagaimana karakter yang kita miliki (bermain kolektif). Tapi pertahanan menjadi masalah lain yang perlu segera diperbaiki," terangnya saat dikonfirmasi pada Senin (15/1/2024).
2. Fernando Valente mencoba strategi double marking pada lawan

Fernando mengatakan jika kini setiap pemain harus membantu pertahanan entah dia pemain tengah atau pemain depan. Setiap pemain Singo Edan wajib turun ke bawah jika lawan menguasai bola. Jadi, ia tidak ingin melihat ada pemain yang bermalas-malasan.
"Kita harus membuat strategi agar kita tidak kebobolan lebih banyak gol. Jadi jika memang kalah dalam satu lawan satu, pemain lain harus membantu merebut bola, minimal dua lawan satu," tegasnya.
Pelatih 64 tahun ini menyadari jika lini pertahanannya terlalu mudah diterobos oleh pemain-pemain dengan kaki yang cepat. Pemain dengan tipikal tersebut menurutnya harus segera dihentikan sebelum masuk ke kotak penalti.
3. Pelatih Arema FC memiliki lebih banyak opsi di lini pertahanan

Pelatih asal Portugal ini kini memiliki lebih banyak opsi di lini pertahanan, ini setelah Bagas Adhi Nugroho sembuh dari cedera setelah hampir setengah musim absen. Padahal musim lalu ia menjadi pemain belakang paling tak tergantikan bersama Sergio Silva.
Selain itu, Julian Guevara juga bisa dijadikan opsi untuk menjadi bek tengah selain gelandang bertahan. Saat uji coba melawan tim Liga 3, Persikoba Kota Batu, pada Sabtu (13/1/2024), bek tengah Singo Edan diisi duet Charles Raphael dan Julian Guevara. Hasilnya mereka berhasil menang dengan skor meyakinkan 10-1.
Namun, yang menjadi kritik dalam pertandingan melawan Persikoba adalah mereka masih berhasil kebobolan satu gol. Padahal mereka seharusnya bisa clean sheet melawan tim yang berkompetisi pada liga yang kastanya 2 level di bawah mereka.


















