Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Viral! Siswa Persekusi Guru di Gresik, Polisi: Kami Lakukan Pembinaan

Kab. Gresik
Viral! Siswa Persekusi Guru di Gresik, Polisi: Kami Lakukan Pembinaan
IDN Times/Ardiansyah Fajar
Share Article

Gresik, IDN Times - Warganet digaduhkan dengan unggahan video siswa yang mempersekusi gurunya. Video berdurasi 54 detik itu memperlihatkan seorang guru yang akan menegur siswanya karena merokok di dalam kelas. Akan tetapi, siswa tersebut mencoba melawan gurunya.

Video itu kemudian menjadi viral di media sosial. Bahkan, beberapa akun Instagram mengupload video itu. Dari salah satu akun Instagram, kejadian itu kabarnya terjadi di salah satu sekolah yang ada di Gresik. 

  1. 1. Dibenarkan oleh Kapolres Gresik

    IDN Times/Sukma Shakti
    IDN Times/Sukma Shakti

    IDN Times lalu mengonfirmasi Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro. Dia  membenarkan kalau kejadian persekusi siswa terhadap guru itu di Gresik.

    "Iya benar kejadiannya di Gresik itu," ujarnya kepada IDN Times melalui sambungan telepon, Minggu (10/2).

  2. 2. Ditangani Polsek Wringinanom

    IDN Times/Ardiansyah Fajar
    IDN Times/Ardiansyah Fajar

    Wahyu menyampaikan, kejadian tersebut terjadi di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kecamatan Wringinanom, Gresik. Dia memastikan, kasus itu telah ditangani oleh Polsek Wringinanom.

    "Kejadian di Wringinanom, semua sudah ditangani oleh Polsek Wringinanom," katanya.

  3. 3. Kejadian pada 2 Februari 2019

    ilustrasi kekerasan (IDN Times/Sukma Shakti)
    ilustrasi kekerasan (IDN Times/Sukma Shakti)

    Wahyu juga menjelaskan kalau kejadian itu sudah satu minggu yang lalu, tepatnya pada tanggal 2 Februari 2019. Namun, kejadian itu baru viral pada 9 Februari 2019, karena videonya diunggah di media sosial.

    "Tapi semua sudah selesai, gurunya tidak mau membuat laporan ke polisi," jelas perwira dengan dua melati emas ini.

  4. 4. Tetap akan dipanggil polisi dan dibina

    Ilustrasi perkelahian, IDN Times/Sukma Shakti
    Ilustrasi perkelahian, IDN Times/Sukma Shakti

    Meski begitu, Wahyu tetap akan memanggil guru dan siswa yang terlibat kasus ini. Pemanggilan ini bukan berarti penindakan, tapi pembinaan.

    "Tapi nanti tetap akan kami panggil, mulai guru, wali kelas, orang tua, dan siswanya. Karena siswa ini masih di bawah umur, jadi kami lakukan pembinaan," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More