Surabaya, IDN Times - Tak ada prasangka buruk dalam video call Ela Nur Atika dengan suaminya, Saiful Nuruddin, Sabtu (13/9/2026) pagi. Saat itu, Saiful hanya memberi tahu satu hal sederhana, Kapal Virgo Transport 8 yang hendak ditumpanginya terlambat berangkat.
Saiful, warga Mojokerto, merupakan sopir truk yang hendak menyeberang menuju Banjarmasin untuk bekerja. Ia berangkat bersama seorang teman yang juga bekerja sebagai sopir.
Bagi Ela, komunikasi sekitar pukul 07.30 WIB itu berlangsung seperti biasanya. Tidak ada pesan khusus, tidak ada ucapan yang membuatnya curiga. Suaminya hanya hendak melanjutkan perjalanan untuk bekerja.
"Enggak ada (pesan khusus), cuma kapalnya keterlambatan," ujar Ela saat ditemui di Posko Keluarga Penumpang Virgo Transport 8, Minggu (13/9/2026).
Tiket keberangkatan Saiful sebenarnya terjadwal sekitar pukul 02.00 WIB. Namun, keberangkatan kapal mengalami keterlambatan hingga pagi.
Saiful masih sempat menghubungi istrinya melalui WhatsApp dan melakukan video call. Saat itu, Ela melihat suaminya hendak naik kapal.
"Berangkat biasa, naik kapal, cuma kapalnya terlambat. Jam 7.30 itu video call," katanya.
Tak ada yang menyangka, percakapan singkat tersebut menjadi komunikasi terakhir mereka.
Sekitar pukul 08.30 WIB, Ela kembali mengirim pesan WhatsApp kepada suaminya. Pesan tersebut sempat terlihat dibuka, tetapi tidak mendapat balasan.
"Terus di-WA lagi jam 8.30 dibuka, tapi enggak dibalas," kata Ela.
Kecemasan mulai muncul ketika kabar mengenai Virgo Transport 8 yang hilang kontak beredar. Ela kemudian mencari informasi mengenai keberadaan suaminya.
Saiful sendiri bukan kali pertama bepergian untuk bekerja menggunakan kapal. Namun, perjalanan menuju Banjarmasin baru dilakukan sekitar dua kali. Sebagai sopir truk, ia biasanya membawa barang atau paket menuju sejumlah daerah, termasuk Jakarta dan Semarang.
"Angkut barang, paket," ucap Ela.
Hari itu, perjalanan Saiful seharusnya menjadi perjalanan kerja biasa. Ia berangkat bersama rekannya sebagai sopir truk, tanpa ada percakapan terakhir yang mengisyaratkan sesuatu akan terjadi.
Ela pun datang ke posko untuk memastikan keberadaan suaminya. Setelah berjam-jam menunggu kepastian, kabar akhirnya datang.
Saiful dinyatakan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Tangis Ela pecah. Ia memeluk orang-orang di sekitarnya dengan perasaan campur aduk antara lega, haru, dan ketakutan yang sejak pagi dipendam. Pelukan itu menjadi penutup penantian panjang Ela setelah komunikasi terakhir dengan suaminya hanya berlangsung melalui layar ponsel.
"Alhamdulillah sudah ketemu," ucapnya, disusul tangis dan pelukan haru.
Sebelumnya, Kapal Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin mengalami kecelakaan setelah dilaporkan menghadapi kondisi cuaca buruk dan kemudian hilang kontak.
Berdasarkan data terbaru, dari total 243 orang yang berada di kapal tersebut, sebanyak 108 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara 135 orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kantor SAR Surabaya turut mengerahkan KN SAR 249 Permadi dan Helikopter HR-3601 untuk memperkuat pencarian Virgo Transport 8 melalui jalur laut dan udara.
