Surabaya, IDN Times - Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur (Jatim) 2026 hingga kini memang belum diumumkan. Pemerintah provinsi dan Dewan Pengupahan, baik itu dari unsur pekerja atau buruh hingga pengusaha masih melakukan pembahasan secara maraton.
"Kemungkinan diumumkan tanggal 24 Desember, sesuai PP deadlinenya itu," ujar Wakil Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim, Nuruddin Hidayat kepada IDN Times, Senin (22/12/2025).
Nuruddin menyebut bahwa UMP akan diumumkan bersamaan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026. Pembahasan mengenai upab ini telah dilakukan sejak Minggu (21/12/2025) hingga Selasa (23/12/2025). "Mulai Minggu - Selasa dibahas Dewan Pengupahan Provinsi. UMP, UMSP, UMK dan UMSK maraton, karena tanggal 24 (Desember) harus sudah ditetapkan," katanya.
Sementara terkait usulan, Nuruddin menegaskan bahwa Dewan Pengupahan unsur Serikat Pekerja/Serikat Buruh merekomendasikan nilai UMP Jatim tahun 2026 sebesar Rp3.218.344,20 atau naik 39,56 persen dari UMP tahun 2025 (naik sebanyak Rp912.359,20). "Angka tersebut didapat dari indeks tertentu atau alfa (α) yang bernilai 0,90 dikali KHL Jawa Timur tahun 2025," katanya.
Hal tersebut telah sejalan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua Atas PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang mengamanatkan bahwa indeks tertentu atau alfa (α) merupakan variabel yang mewakili kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi atau kabupaten/kota dengan memperhatikan kepentingan perusahaan dan buruh serta prinsip proposionalitas untuk memenuhi KHL bagi buruh.
"Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementrian Ketenagakerjaan RI, nilai KHL Jawa Timur tahun 2025 sebesar Rp3.575.938,00, sedangkan UMP Jawa Timur tahun 2025 jauh di bawah nilai KHL yaitu hanya sebesar RpRp2.305.985,00," beber Nuruddin.
"Selain itu UMP Jawa Timur tahun 2025 merupakan UMP terendah ke-4 se Indonesia, padahal pertumbuhan ekonomi Jawa Timur melebihi pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
UMP Jatim 2026 Bakal Ditetapkan saat Batas Akhir

Ilustrasi upah (IDN Times/Arief Rahmat)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Dewan Pengupahan Jatim Usul UMP Naik Rp900 ribu20 Dec 2025, 10:11 WIB
Editorial Team
EditorFaiz Nashrillah
Related Article
Warga Surabaya yang Mau Nonton Parade Juang Bisa Parkir di Sini31 Oct 2026, 13:24 WIB
Komplotan di Pasuruan Kemas Ulang Beras SPHP, Dijual Hingga Rp12 Ribu31 Oct 2026, 12:02 WIB
Pembacok yang Lompat di Sungai Jagir Ditemukan Meninggal Dunia 31 Oct 2026, 11:29 WIB
Calon ART di Surabaya Diduga Disekap Dipulangkan, Penyalur Ditindak31 Oct 2026, 09:58 WIB
[OPINI] Ketika Angka Pertumbuhan Ekonomi Tidak Lagi Cukup31 Oct 2026, 08:13 WIB
112 Bandit Jalanan Dibekuk di Surabaya, Curanmor Dominan30 Oct 2026, 19:01 WIB
Uniqlo Hadir di Malang, Langsung Diserbu Ratusan Orang30 Oct 2026, 17:58 WIB
Dalam Proses Pemeriksaan Propam, AKBP Edy Herwiyanto Dimutasi30 Oct 2026, 17:45 WIB
Kronologi Pria Lompat ke Sungai Jagir Usai Lakukan Pembacokan30 Oct 2026, 16:17 WIB
Unair Perkuat Tata Kelola Data untuk Bangun Ekosistem AI30 Oct 2026, 16:15 WIB
Jenazah Pria 64 Tahun Ditemukan Mengapung di Sungai Rolak Surabaya30 Oct 2026, 14:24 WIB
Pengamat Sebut Peluang Bangkit Demokrat Jatim: Harus Bersih!30 Oct 2026, 13:35 WIB
Pria di Sidoarjo Jual Beli Ribuan Kartu SIM untuk Promosi Judol30 Oct 2026, 12:10 WIB
Pria di Surabaya Lompat ke Sungai Jagir Usai Bacok Orang30 Oct 2026, 11:10 WIB
Proyek Rumah Pompa di Surabaya Ditarget Rampung Sebelum Musim Hujan30 Oct 2026, 11:08 WIB
Hujan Angin Disertai Es Terjang Ngawi dan Magetan29 Oct 2026, 21:48 WIB
Khofifah Singgung Era Post-Truth di AMSI Awards 2026: Kebenaran Menang29 Oct 2026, 21:31 WIB
56 Media dari 18 Provinsi Adu Inovasi di AMSI Awards 2026, AI Disorot29 Oct 2026, 21:29 WIB
Mahfud MD Kritik Penyelenggara Negara: Banyak Catatan29 Oct 2026, 18:10 WIB
Mahfud MD: Demo Tak Boleh Direpresi, Tugas Polisi Hanya Mengamankan29 Oct 2026, 18:06 WIB