Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
TPN Dorong Pemakzulan Jokowi, Begini Jawaban Moledoko
Wawancara Jokowi tentang president boleh berpihak. (IDN Times/istimewa)

Malang, IDN Times - Pernyataan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo yang mengatakan bahwa presiden boleh memihak dan ikut berkampanye berbuntut panjang. Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD Todung Mulya Lubis mengatakan jika pernyataan itu bisa jadi alasan pemakzulan Jokowi. Hal itu pun direspons oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

1. Moeldoko mengatakan jika isu pemakzulan ini hanya agenda segelintir kelompok

Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Moeldoko. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Menurut Moeldoko, isu pemakzulan Jokowi adalah agenda segelintir kelompok. Menurutnya rakyat tidak menghendaki presiden ketujuh ini dilengserkan dari jabatannya. Jadi ia memperingatkan segelintir kelompok ini tidak membuat isu-isu liar lagi.

"Jangan membuat agenda-agenda lain yang menurut saya tidak produktif. Rakyat yang diinginkan bukan itu, (yang menginginkan pemakzulan) sekelompok kecil rakyat saja. Tapi rakyat yang diinginkan adalah bagaimana sejahtera, bagaimana aman itu fokusnya di situ," terangnya saat singgah di Kabupaten Malang pada Jumat (26/1/2024).

Moeldoko mengatakan jika dirinya tidak senang dengan isu-isu pemakzulan ini. Isu itu bisa membuat ketidakstabilan di masyarakat.

2. Moeldoko mengatakan jika pemerintah tidak terpengaruh dengan isu pemakzulan Jokowi

Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Moeldoko. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Meskipun ramai isu pemakzulan Jokowi sebagai Presiden RI, Moeldoko mengatakan jika isu ini tidak membuat pemerintah goyah. Mereka masih tetap fokus bekerja hingga saat ini. Menurutnya ada pekerjaan yang lebih penting dibanding menanggapi isu ini.

"Untuknya pemerintah saat ini fokus memberikan pelayanan yang terbaik, tidak terganggu oleh situasi politik sekarang. Dalam situasi gelombang seperti ini, ya lebih konsen lagi agar ekonomi kita tetap terjaga," ujarnya.

Moeldoko berharap agar tim sukses masing-masing pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden agar fokus memenangkan calonnya masing-masing. Jangan menyenggol pemerintah yang saat ini tengah menjadi kestabilan ekonomi.

"Jangan ada agenda-agenda lain yang mengatasnamakan rakyat. Rakyat yang mana, paling juga itu-itu saja," tegasnya.

3. Moeldoko mengatakan jika jabatan presiden tinggal 8 bulan lagi, akan dihabiskan semaksimal mungkin

Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Moeldoko. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Moeldoko juga menyampaikan jika masa jabatan Jokowi sebagai Presiden RI hanya tersisa sekitar 8 bulan lagi. Waktu ini akan dimanfaatkan pria kelahiran Solo ini untuk bekerja semaksimal mungkin. Sebelum akhirnya posisinya akan diganti oleh presiden selanjutnya.

"Kita pemerintah sedang fokus semua, menteri sangat fokus, istilahnya kejar target karena waktu kita relatif tinggal 8 bulan, jadi semua fokus pada pekerjaannya. Saya pikir itu agenda utama yang dijalankan oleh pemerintah," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article