Surabaya, IDN Times - Sedikitnya 58 bangunan rumah dan ruko terdampak kerusakan akibat ledakan yang terjadi di San Antonio Pakuwon City Surabaya Selasa (6/10/2026). Ledakan diduga berasal dari kebocoran gas elpiji sebuah rumah makan.
Data BPBD Kota Surabaya, dari 58 bangunan tersebut, 42 di antaranya adalah bangunan ruko yang mengalami kerusakan. Rinciannya, 10 ruko mengalami rusak ringan, 28 Ruko mengalami rusak sedang, 4 Ruko mengalami rusak berat
"16 unit rumah rusak, rincian rusak ringan 13 unit, rusak sedang 2 Unit dan rusak berat satu unit," ujar Kabid Darlog BPBD Surabaya, Linda Novanti.
Sementara salah satu warga uang rumahnya mengalami kerusakan, Kevin Nataniel (18) mengatakan, saat kejadian dia sedang berada di kamar tidur lantai dua. Tiba-tiba suara ledakan terjadi begitu keras hingga membuat bangunan di rumahnya rusak.
"Saya dengar ada ledakan keras. Plafonnya jatuh ke saya. Untung enggak ada luka. Terus orang tua saya lagi di lantai bawah. Kacanya pecah semua, terus plafon banyak banyak roboh dan gentengnya juga melorot kena mobil ini pecah,"
Beruntung, tak ada penghuni rumah yang terluka. "Gak ada (yang terluka)," terang dia.
Tetapi, kaca, plafon hingga pintu rumah rusak. Mobil miliknya yang terparkir di depan ikut terimbas akibat puing-puing bangunan rumah.
"Iya, langsung ambruk. Tapi yang kamar depan ini aman masih, enggak ambruk, kaca depan belakang juga banyak pecah, terus pintu juga jebol, udah enggak bisa dipakai," sebut dia.
