Surabaya, IDN Times – Masyarakat yang menantikan beroperasinya Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) seksi Gending hingga Situbondo Barat (Besuki) masih harus bersabar. Ruas tol yang sempat difungsikan saat arus mudik Lebaran 2026 itu dipastikan belum bisa dibuka secara penuh pada Juli ini.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Javid Hurriyanto, mengatakan proses operasional masih menunggu penyelesaian uji laik fungsi jalan. Karena itu, target pembukaan pada Juli belum dapat direalisasikan.
"Masih belum (operasional pada bulan Juli 2026)," ujarnya, Senin (15/6/2026).
Menurut Javid, saat ini pemerintah tengah menyelesaikan uji laik fungsi untuk tiga ruas sekaligus, yakni Gending–Kraksaan, Kraksaan–Paiton, dan Paiton–Situbondo Barat. "Saat ini proses uji laik jalan," tegasnya.
Meski target Juli bergeser, pemerintah memastikan ruas tol tersebut tetap dikejar agar dapat beroperasi penuh sebelum tutup tahun. "Target maksimal akhir tahun 2026 sudah bisa operasional," tambah Javid.
Sebelumnya, Tol Prosiwangi seksi Gending hingga Situbondo Barat telah dibuka secara fungsional selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran lalu lintas menuju kawasan Tapal Kuda.
Ruas yang akan segera dioperasikan memiliki panjang hampir 50 kilometer. Terdiri atas seksi Gending–Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer, Kraksaan–Paiton 11,20 kilometer, serta Paiton–Situbondo Barat (Besuki) sepanjang 25,60 kilometer.
Apabila telah resmi beroperasi, ruas tersebut diharapkan memangkas waktu tempuh dari Probolinggo menuju Situbondo sekaligus meningkatkan konektivitas menuju wilayah timur Jawa, termasuk Banyuwangi, serta memperlancar distribusi barang dan mobilitas masyarakat di kawasan Tapal Kuda.
