Tol Prosiwangi Dibuka Fungsional 14–29 Maret, Khusus Kendaraan Gol I

- Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) dibuka fungsional 14–29 Maret 2026, beroperasi pukul 06.00–16.00 WIB untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.
- Ruas yang difungsikan mencakup Seksi 1 dan 2 dari Gending hingga Paiton sepanjang 24,08 km, hanya untuk kendaraan golongan I tanpa bus dan truk.
- Tidak ada tarif tambahan bagi pengguna Gerbang Tol Kraksaan dan Paiton, sementara pembukaan ini diharapkan mengurai kepadatan jalur arteri Probolinggo–Situbondo.
Surabaya, IDN Times - Jalan Tol Probolinggo - Situbondo - Banyuwangi (Prosiwangi) akan dibuka secara fungsional selama periode arus mudik Lebaran 2026. Pembukaan fungsional tersebut dimulai pada 14 Maret hingga 29 Maret 2026, setiap hari pukul 06.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Dinas PU Bina Marga Jatim, Ahmad Faathir Wicaksono, mengatakan bahwa skema fungsional ini diterapkan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama musim mudik.
“Untuk rencana fungsional Jalan Tol Prosiwangi, insyaallah selama mudik Lebaran akan difungsikan dengan beberapa ketentuan,” ujar Faathir, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan, ruas yang difungsikan mencakup Seksi 1 dan 2, yakni mulai dari Gending, Kraksaan, hingga Paiton dengan total panjang 24,08 kilometer. Selain itu, terdapat sejumlah pembatasan kendaraan yang diperbolehkan melintas.
“Kedua, fungsional khusus untuk kendaraan golongan I, non-bus dan non-truk,” jelasnya.
Terkait tarif, Faathir memastikan tidak ada penambahan biaya bagi pengguna jalan tol yang masuk melalui Gerbang Tol Kraksaan dan Paiton. “Ketiga, transaksi dari Gerbang Tol Kraksaan dan Paiton tidak ada tarif tambahan. Jadi, nantinya tarif yang berlaku tetap mengacu pada tarif Tol Gending,” terangnya.
Operasional tol fungsional ini dibatasi dari pagi hingga sore hari. Hal tersebut dikarenakan infrastruktur penerangan jalan belum tersedia secara penuh. “Untuk waktu operasional, dibuka dari pagi sampai sore hari karena penerangan jalan belum tersedia,” katanya.
Menurut Faathir, pembukaan fungsional Tol Prosiwangi diharapkan mampu membantu mengurai kepadatan kendaraan di jalur arteri nasional, khususnya di ruas Probolinggo hingga Situbondo.
“Dibukanya secara fungsional jalan tol ini bisa membantu mengurangi beban di jalan arteri nasional mulai dari Probolinggo sampai Situbondo dan juga memangkas waktu serta jarak tempuh para pemudik dari Probolinggo menuju Banyuwangi sekitar 24 kilometer,” pungkasnya.


















