Surabaya, IDN Times - Duka menyeruak di udara. Pria berseragam putih berbaris di depan mobil jenazah. Mereka bersiap menyerahkan peti kayu berisi jenazah Fadly Satrianto, seorang kopilot yang menjadi korban jatuhnya Sriwijaya Air SJY 182. Pihak keluarga dengan segenap hati mengantarkan tubuh putra bungsu mereka ke tempat peristirahatan terakhirnya.
"Laa Ilaaha Illallah, Laa Ilaaha Illallah," tahlil bergema mengikuti iring-iringan jenazah. Jenazah Fadly diantarkan dari rumah duka ke Masjid Al Ikhlash yang berjarak sekitar 300 meter.
