Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Terpeleset Saat Cari Ikan di Sungai, Pria di Tulungagung Tewas

Terpeleset Saat Cari Ikan di Sungai, Pria di Tulungagung Tewas
Ilustrasi korban tenggelam. (Shutterstock)

Tulungagung, IDN Times - Seorang pria di Kabupaten Tulungagung tewas saat sedang mencari ikan di Sungai Brantas. Korban berinisial BYB (23) warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru diduga terpeleset dan terbawa arus sungai. Saat diselamatkan, korban masih bisa bernafas. Korban meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit. Jenazah korban kini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

1. Cari ikan saat ada aktivitas pladu

Jenazah korban saat di rumah sakit. IDN Times/ humas polres Tulungagung
Jenazah korban saat di rumah sakit. IDN Times/ humas polres Tulungagung

Kapolsek Kedungwaru, AKP Siswanto menerangkan kejadian ini terjadi kemarin siang. Saat itu banyak warga yang mencari ikan di Sungai Brantas. Adanya aktivitas flushing di Waduk Lodoyo dan Wlingi membuat aliran sungai menjadi deras.

Kondisi ini membuat ikan menjadi mabuk sehingga warga dengan mudah menangkapnya. "Kemarin memang ada aktivitas flushing atau warga menyebutnya pladu, banyak orang yang mencari ikan di Sungai Brantas," ujarnya, Rabu (23/03/2022).

2. Terpeleset dan terseret arus deras sungai

Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)

Dari keterangan sejumlah saksi, korban diketahui mencari ikan dengan menggunakan jala. Saat hendak menjaring korban tiba-tiba terpeleset dan masuk kedalam sungai dengan kedalaman sekigar 10 meter. Warga yang hendak menolong takut karena arus air sangat deras. Korban kemudian terseret hingga sejauh 20 meter dari lokasi awal. "Korban kemudian muncul dan warga berusaha menolongnya, terseret kira-kira sejauh 20 meter," terangnya.

3. Pihak keluarga menerima sebagai musibah

Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)

Saat korban diangkat, kondisinya masih bisa bernafas. Namun, saat sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban meninggal dunia. Terkait kejadian tersebut, pihak keluarga korban sudah membuat pernyataan tidak akan menuntut kepada siapapun karena pihak keluarga sudah bisa menerima atau mengikhlaskan atas kematian korban yang benar-benar merupakan musibah.

"Dengan disaksikan perangkat Desa setempat pihak keluarga sudah membuat pernyataan," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bramanta Putra
EditorBramanta Putra
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Sindikat Pencurian Kabel Milik Telkom Digulung Polres Tulungagung

07 Apr 2026, 19:59 WIBNews