Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Syarat Berat, Pilkada Madiun Raya Tanpa Calon Independen
Ilustrasi Pemilu (IDN Times/Mardya Shakti)

Magetan, IDN Times – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Magetan 2024 dipastikan tanpa calon independen. Hingga batas akhir penyerahan syarat dukungan pada Minggu (12/5/2024), tidak ada satu pun bakal calon perseorangan yang mendaftar.

1. Tidak ada yang mendaftar hingga batas akhir

Fahrudin Ketua KPU Kabupaten Magetan. IDN Times/ Riyanto

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan, Fahrudin, menyatakan bahwa sejak pembukaan hingga penutupan pendaftaran, tidak ada kandidat yang menyerahkan syarat dukungan. 

"Penyerahan syarat dukungan bisa dilakukan langsung ke kantor KPU atau melalui akun Silon. Namun, hingga batas akhir, tidak ada satu pun kandidat yang menyerahkan," ujarnya pada Rabu (22/5/2024).

Sesuai keputusan KPU, calon independen harus mengumpulkan dukungan 40.416 Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari masyarakat, yang tersebar di setidaknya 10 dari 18 kecamatan di Magetan. 

"Hingga ditutup, tidak ada yang mendaftar, bahkan untuk sekedar konsultasi pun tidak ada," jelas Fahrudin.

2. Syarat fotocopy KTP dan nomor HP jadi kendala

Ilustrasi persiapan Pemilukada di Kabupaten Magetan

Fahrudin menduga, calon independen kesulitan memenuhi syarat mengumpulkan 40.416 dukungan KTP yang terverifikasi Dispendukcapil, ditambah dengan kewajiban menyertakan fotokopi KTP dan nomor handphone atau email. 

"Syarat ini memang lebih berat dibandingkan Pilkada sebelumnya yang hanya membutuhkan fotocopy KTP saja. Ini harus ada nomer hp atau email ya," imbuhnya.

3. Tren serupa di Madiun Raya tanpa calon independen

Ilustrasi Pikada serentak 2024 warga salurkan hak suaranya. IDN Times/ Riyanto.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Magetan. Fahrudin mengonfirmasi bahwa di seluruh wilayah Madiun Raya, yang meliputi Magetan, Ngawi, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ponorogo, dan Pacitan, tidak ada satu pun calon independen yang mendaftar. 

"Di KPU Ngawi, ada yang sempat ingin mendaftar melalui jalur perseorangan, namun batal setelah mengetahui syarat dan ketentuannya," pungkasnya. 

Dengan demikian, Pilkada 2024 di Madiun Raya akan sepenuhnya diikuti oleh calon-calon dari partai politik, mengingat beratnya syarat bagi calon independen.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Magetan. Fahrudin mengonfirmasi bahwa di seluruh wilayah Madiun Raya, yang meliputi Magetan, Ngawi, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ponorogo, dan Pacitan, tidak ada satu pun calon independen yang mendaftar. 

"Di KPU Ngawi, ada yang sempat ingin mendaftar melalui jalur perseorangan, namun batal setelah mengetahui syarat dan ketentuannya," pungkasnya. 

Dengan demikian, Pilkada 2024 di Madiun Raya akan sepenuhnya diikuti oleh calon-calon dari partai politik, mengingat beratnya syarat bagi calon independen.

Curated For You

Editorial Team

Related Article