Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
SPPG di Mojokerto Meledak, Lima Orang Alami Luka-luka
Petugas pemadam kebakaran Mojokerto saat memadamkan api di SPPG Mojokerto. (Dok. BPBD Mojokerto)

  • Dapur program Makan Bergizi Gratis (SPPG) Medali di Desa Medali, Mojokerto, meledak dan terbakar pada Kamis malam, 13 Agustus 2026.
  • Ledakan diduga terjadi akibat kebocoran gas elpiji saat tiga teknisi melakukan perbaikan di ruang penyimpanan elpiji; area terdampak sekitar 7 x 20 meter.
  • Lima orang terluka, termasuk tiga korban luka berat, dan dirawat di RS Sakinah serta RS Gatoel; api dipadamkan pada Jumat pukul 00.39 WIB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mojokerto, IDN Times - Sebuah dapur yang termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medali di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, kebakaran pada Kamis (13/8/2026). Lima orang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut, tiga di antaranya mengalami luka berat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun IDN Times, ledakan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelum kejadian, diduga tiga orang teknisi tengah melakukan perbaikan di ruang penyimpanan elpiji.

Tak lama kemudian, terdengar suara seperti kebocoran gas elpiji. Beberapa saat setelah itu, terjadi ledakan yang disusul kebakaran.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan petugas pemadam kebakaran setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Kami menerjunkan satu unit PMK BPBD Kabupaten Mojokerto dan satu unit PMK Gama,” ungkapnya.

Rinaldi menyebut kebakaran diduga dipicu kebocoran gas dari tabung elpiji. Bangunan yang terbakar merupakan gedung SPPG Medali.

“Luas area terdampak kurang lebih 7 x 20 meter persegi,” ucapnya.

Akibat peristiwa tersebut, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka, dengan tiga di antaranya mengalami luka berat. Para korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Sakinah dan Rumah Sakit Gatoel untuk mendapatkan penanganan medis.

Rinaldi menambahkan, proses pemadaman berlangsung hingga Jumat dini hari. “Kondisi terakhir, pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, pukul 00.39 WIB, api telah dipastikan padam oleh tim PMK yang berada di lokasi,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article