Magetan, IDN Times - Suasana ramai Pasar Wisata Terminal Plaosan, Kabupaten Magetan, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah sebuah mobil Honda Mobilio lepas kendali dan menerjang deretan lapak pedagang, Rabu (29/7/2026) pagi. Pedagang dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi berhamburan menyelamatkan diri begitu mendengar suara benturan keras.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB itu bermula saat Honda Mobilio bernomor polisi AE 1764 yang dikemudikan Dandung Wijanarka (60), pensiunan PNS asal Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, hendak memarkirkan kendaraannya di area terminal.
Namun, alih-alih menginjak pedal rem, pengemudi yang diketahui masih belajar mengemudi diduga panik dan justru menginjak pedal gas. Dalam hitungan detik, mobil meluncur tanpa kendali ke arah lapak pedagang.
Laju kendaraan pertama kali menghantam lapak mainan milik Windriyani Fauziati, kemudian menyeruduk sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi AE 6745 RO yang terparkir di depannya. Mobil baru berhenti setelah kembali menghantam lapak milik Suwarti yang berada di jalur yang sama.
Siti, salah seorang pedagang yang berada tidak jauh dari lokasi, mengaku syok melihat mobil tiba-tiba melaju kencang ke arah kios. "Awalnya mobil datang dari arah barat, kelihatannya mau parkir. Tiba-tiba melaju kencang ke depan. Semua pedagang langsung panik dan menjauh karena takut tertabrak," ujarnya.
Menurut Siti, di dalam mobil terdapat sepasang suami istri. Sang istri baru saja selesai berbelanja di pasar saat kecelakaan terjadi. Beruntung keduanya berhasil keluar dari kendaraan dalam keadaan selamat dengan bantuan anggota kepolisian yang berada di sekitar lokasi.
Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi membenarkan insiden tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga murni disebabkan kesalahan pengemudi saat hendak memarkirkan kendaraan.
"Pengemudi bermaksud menginjak rem, tetapi yang terinjak justru pedal gas. Akibatnya mobil melaju ke depan dan menabrak kios pedagang," katanya.
Meski benturan cukup keras dan memicu kepanikan di tengah aktivitas pasar, polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
"Pengemudi dan penumpangnya selamat. Kerusakan terjadi pada bagian depan mobil, dua lapak pedagang, dan satu unit sepeda motor. Ini merupakan kecelakaan lalu lintas dengan kerugian material," tegas Agus.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mendata kerugian yang dialami para pedagang. Masyarakat, khususnya pengemudi yang masih dalam tahap belajar, diimbau berlatih di lokasi yang aman dan jauh dari keramaian agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
