Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rupang Buddha Transparan Raksasa di Surabaya Pecahkan Rekor MURI
Rupang Buddha Transparan raksasa di Tunjungan Plaza Surabaya. (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Rupang Buddha transparan raksasa di Tunjungan Plaza Surabaya pecahkan rekor MURI sebagai yang terbesar di Indonesia dalam rangka Vesak Festival 2026.
  • Dibuat dari jaring baja anti karat setinggi 5,6 meter dan lebar 4,6 meter, karya ini menggambarkan mudra 'Bhumisparsha' serta tema keterhubungan antar manusia.
  • Pembuatan rupang melibatkan kolaborasi Young Buddhist Association dengan seniman Bali Bli Gede, menegaskan tujuan festival untuk menyebarkan nilai Buddhisme secara universal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Sebuah diorama raksasa rupang Buddha transparan nampak berdiri megah di tengah-tengah pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza (TP) Surabaya, Kamis (28/5/2026). Rupang Buddha raksasa itu, baru saja memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rupang Buddha transparan terbesar di Indonesia.

Rupang Buddha Transparan raksasa ini merupakan bagian dari Vesak Festival 2026 peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE yang digelar oleh Young Buddhist Association (YBA).

Ketua Vesak Festival 2026, Clea Alvina mengatakan, Rupang Buddha Transparan terinspirasi dari “Bhumisparsha Mudra” yaitu Rupang Buddha dengan mudra tangan kanan menunjuk ke bumi atau bhūmisparsa, saat pertapa Gotama menghadapi Māra sebelum mencapai penerangan sempurna. Diorama ini dirancang dengan menggunakan struktur jaring baja kawat anti karat atau woven wire mess yang dianyam dengan tinggi 5,6 m dan lebar 4,6 m.

"Rupang Buddha transparan ini itu terbuat dari kawat anti karat saling terhubung menjelaskan tema kita inter being, dimana kita saling terhubung, saling terkait satu sama lain," ujar Clea.

Clea menyebut, rupang Buddha itu digarap selama dua bulan. Young Buddhis bekerjasama dengan seniman dari Bali.

"Kita kerjasama dengan seniman Bali namanya Bli Gede, karena beliau ini seniman ogoh-ogoh, maka kita terinsipirasi berkerjasama dengan beliau," sebutnya.

Tahun ini adalah tahun keempat Vesak Festival memecahkan rekor MURI. Tetapi, rekor MURI bukan tujuan utama Young Buddhist.

"Bukan tujuan utama kita memecahkan rekor MURI, kita hanya ingin menjadi organisasi, dimana kita bisa menyebarkan Buddhisme dan nilai-nilai Buddhisme secara universal, agar orang-orang bisa mengenal kita," ungkap dia.

Vesak Festival 2026 akan diselenggarakan pada 27 - 31 Mei 2026 di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya dan pada 3 - 7 Juni 2026 di Center Atrium, Mall Taman Anggrek, Jakarta. Di tengah keberagaman dan semangat persatuan, Vesak Festival 2026 hadir sebagai pengingat bahwa kebahagiaan dan kedamaian adalah tanggung jawab
bersama seluruh umat manusia.

Editorial Team

Related Article