Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pria ODGJ di Malang Bacok 8 Warga Tanpa Sebab

Pria ODGJ di Malang Bacok 8 Warga Tanpa Sebab
Ilustrasi pembacokan (IDN Times/Mia Amalia)
Share Article

Malang, IDN Times - Warga Dusun Krajan, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang digegerkan dengan kejadian pembacokan oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tanpa identitas. Tak tanggung-tanggung, 8 orang jadi korban kejadian ini.

1. Polisi ceritakan kronologi ODGJ bacok 8 orang di Malang

Ilustrasi pembacokan. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi pembacokan. (IDN Times/Mardya Shakti)

Kapolsek Ampelgading, AKP Handry Prasetyo menceritakan jika kejadian ini terjadi pada Kamis (30/1/2025) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu seorang yang dikenal warga sekitar sebagai ODGJ berjalan di jalan Desa Lebakharjo sambil menenteng senjata tajam tiba-tiba menyabet pengendara jalan tanpa aba-aba.

"Kejadiannya tidak di satu tempat, dia berjalan tapi setiap berpapasan dengan pengendara motor itu dilukai. Akhirnya terdeteksi atau terdata ada delapan orang korbannya," terangnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (1/2/2025).

Warga yang resah akhirnya melaporkan kejadian ini kepada perangkat Desa Lebakharjo kemudian dilaporkan ke Polsek Ampelgading. Kemudian petugas dari Polsek Ampelgading terjun ke lokasi untuk mengamankan pelaku.

"Kita datang saat pelaku sudah ditangkap warga dan sempat diamuk warga. Karena mengalami luka, pelaku kita bawa ke Puskesmas Ampelgading untuk dirawat kemudian dirujuk ke RSUD Kanjuruhan," jelasnya.

2. Polisi kesulitan berkomunikasi dengan pelaku

Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arif)
Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arif)

Handry mengungkapkan jika sampai saat ini mereka masih kesulitan menginterogasi pelaku. Pasalnya ia tidak mau berbicara setiap kali diajak berkomunikasi oleh petugas. Petugas juga tidak menemukan satupun identitas pelaku.

"Sampai saat ini ketika ditanya diam saja dan tidak bawa apa-apa. Selain itu, ketika orang lihat saja takut karena dia laki-laki berbadan besar dan kekar," ungkapnya.

Warga sendiri tidak ada yang mengenali pelaku, mereka hanya tahu selama 5 bulan terakhir pelaku berkeliaran di sekitar Desa Lebakharjo. Selama ini pelaku tidak pernah mengamuk, bahkan warga sering kali membagikan makan kepada pelaku. "Kurang lebih lima bulan dia berkeliaran di sana, berpindah-pindah di area Desa Lebakharjo. Tiba-tiba saja kemarin mengamuk agak berat," bebernya.

3. Kedelapan korban hanya mengalami luka ringan

Ilustrasi pemeriksaan pasien yang dilakukan dokter. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi pemeriksaan pasien yang dilakukan dokter. (IDN Times/Sukma Shakti)

Lebih lanjut, Handry menjelaskan jika salam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Hanya ada 8 korban yang mengalami sabetan ringan dan sudah dalam perawatan. "Para korban mengalami luka ringan, luka sayatan saja. Setelah kejadian, para korban sidah dibawa ke Puskesmas, berobat terus langsung pulang, tidak ada yang luka serius," pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Rizal Adhi Pratama
EditorRizal Adhi Pratama

Latest News Jawa Timur

See More

Selama 2026 Polrestabes Surabaya Bekuk 192 Pelaku Kejahatan, 3 Didor

03 Jun 2026, 19:55 WIBNews