Polisi yang datang kelokasi langsung melakulan olah TKP bersama petugas PLN, namun tidak menemukan adanya aliran listrik pada pagar milik ponpes tersebut. Polisi menduga korban tersengat listrik dari mesin semprot yang digunakan oleh korban menyemprot sawah.
"Pada saat kita datang ke TKP korban sudah dibawa ke- rumah duka ya. Untuk memastikan adanya aliran listrik di pagar ponpes kita juga ajak petugas PLN. Tetapi tidak ditemukan aliran listrik pada pagar pondok. Kita mencurigai listrik dari alat semprot yang dipakai korban," terang Kapolsek Widodaren, AKP Farid Suharta.
Menurut Farid, tank semprot jelas beraliran listrik DC seharusnya aman. Untuk memastikan aliran listrik dari mana pihaknya membawa tank semprot tersebut sebagai barang bukti.
"Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan merasa keberatan kita lakukan otopsi untuk penyelidikan lebih lanjut. Kita hanya lakukan visum ditempat dan tidak ditemukan tanda mencurigakan. Selanjutnya jenazah kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya.