Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pernah Korupsi, Anton Percaya Diri Mendaftar di KPU Kota Malang

Pernah Korupsi, Anton Percaya Diri Mendaftar di KPU Kota Malang
Anton-Dimyati saat mendaftar ke KPU Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Share Article

Malang, IDN Times - Mantan Wali Kota Malang Periode 2014-2019, Anton alias Abah Anton bersama Dimyati Ayatulloh jadi Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang yang pertama mendaftar di KPU Kota Malang. Anton-Dimyati tiba di KPU Kota Malang pada Rabu (28/8/2024) sekitar pukul 09.30 WIB diiringi ribuan pendukungnya. Mereka kompak memakai kemeja putih saat pendaftaran. Terlihat juga senyum lebar Anton selama berada di KPU Kota Malang.

1. Pernah jadi narapidana korupsi, Anton yakin masyarakat masih percaya padanya

Anton-Dimyati saat mendaftar ke KPU Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Anton-Dimyati saat mendaftar ke KPU Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Yang tidak bisa ditutupi Anton selama pencalonan dirinya adalah fakta kasus korupsi yang menjerat dirinya pada 2019. Meskipun demikian, Anton mengklaim jika pencalonan dirinya ini adalah dorongan masyarakat Kota Malang yang masih percaya pada dirinya. Ia mengklaim diminta melanjutkan program-program pembangunan yang pernah ia canangkan.

"Masyarakat masih beri dukungan dan kepercayaan pada kami atas apa yang kita lakukan yang sangan memberi manfaat itu, Yang minta saya masyarakat juga. Saya yakin dan percaya masyarakat Kota Malang cerdas, masyarakat Kota Malang tahu mana yang baik dan gak baik. Saya yakin tau mana yang salah dan tidak salah," tegasnya.

Anton mengungkapkan jika ia dan Dimyati didukung 4 partai diantaranya PKB, Demokrat, PAN, dan Ummat. Jadi ia yakin gabungan partai ini akan membuatnya kembali duduk di kursi N1.

2. Abah Anton klaim didukung ulama

Anton-Dimyati saat mendaftar ke KPU Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Anton-Dimyati saat mendaftar ke KPU Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Dalam kesempatan tersebut, Anton mengklaim jika dirinya didukung oleh para ulama dan masyarakat. Ia diberikan tugas untuk mengurus masyarakat kecil, ia mengklaim banyak programnya dulu yang dirindukan masyarakat Kota Malang.

"Kami diberi tugas oleh ulama dan tokoh masyarakat untuk maju dalam Pilkada 2024. Dalam rangka kami menyampaikan bahwa visi misi program tetap, yaitu peduli pada wong cilik. Ini yg diperintahkan oleh para ulama untuk dilanjutkan kembali," bebernya.

"Makasih koalisi telah memberi kepercayaan untuk bisa mendaftarakan diri di KPU. Saya yakin percaya dan sepakat dengan Dimyati kalau masyarakat Kota Malang memberi amanah, kita akan selalu bersama dan bulatkan tekad melayani masyarakat Kota Malang dengan baik dan tulus," sambungnya.

3. Abah Anton bersyukur hari ini diantar ulama dan habaib ke KPU Kota Malang

Anton-Dimyati saat mendaftar ke KPU Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Anton-Dimyati saat mendaftar ke KPU Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Lebih lanjut, Anton menyampaikan rasa syukur karena pendaftaran pada hari ini diantar langsung oleh ulama dan habaib. Begitu juga dengan ribuan pendukungnya yang mengantarkan sejak dari rumah hingga Kantor KPU Kota Malang.

"Hari ini kami bersama seluruh tokoh ulama, kiai, habaib, koalisi bertekad utnuk maju dalam Pilkada 2024. Dengan harapan bersama bahwa kami ditugasi membangun Kota Malang, melakukan sebuah visi misi program yang diperuntukkan pada masyarakat," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rizal Adhi Pratama
EditorRizal Adhi Pratama

Latest News Jawa Timur

See More

Menhaj: 367 Jemaah Haji Meninggal, 60 Masih di Tanah Suci

01 Jul 2026, 19:30 WIBNews