Ilustrasi pencegahan stunting. (ANTARA FOTO/Maulana Surya)
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang, Donny Sandito mengatakan pihaknya telah mengupayakan langkah maksimal untuk mencapai target nasional. Saat ini, pihaknya terus melakukan upaya agar anak-anak di Kota Malang gizinya terpenuhi. Ia mengatakan mereka telah melakukan upaya preventif hingga kuratif.
"Langkah preventif yang kami lakukan sejak dari calon pengantin, kami bekerjasama dengan KUA. Dilakukan dengan memberi edukasi terkait bahaya pernikahan dini hingga kesehatan reproduksi," terangnya saat dikonfirmasi pada Kamis (31/8/2023).
Langkah preventif lainnya dengan menyasar keluarga-keluarga yang memiliki resiko stunting. Oleh karena itu mereka bekerja sama dengan masyarakat, organisasi kepemudaan, dan perguruan tinggi.
"Ada pendamping keluarga yang kami tempatkan di setiap kelurahan untuk memberi pendampingan dan edukasi. Karena beberapa kasus ada keluarga yang secara ekonomi mampu, tapi pola asuhnya salah," jelasnya.