Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemkot Mulai Gunakan Thermal Scanner di Terminal Surabaya

Kota Surabaya
Pemkot Mulai Gunakan Thermal Scanner di Terminal Surabaya
Ilustrasi virus corona. IDN Times/Sukma Shakti
Share Article

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengantisipasi merebaknya virus corona yang dikabarkan telah masuk Indonesia. Beberapa tindakan pencegahan pun dilakukan. Salah satunya pemasangan alat pendeteksi suhu tubuh atau thermal scanner di terminal hingga hand sanitizer di kantor pemerintahan.

  1. 1. Mulai gunakan thermal scanner di terminal

    Kepala DPRKPP Kota Surabaya. IDN Times/Fitria Madia
    Kepala DPRKPP Kota Surabaya. IDN Times/Fitria Madia

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan pemasangan antisipasi virus corona mendapat atensi khusus dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Dia mengaku juga menerima instruksi langsung agar koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes).

    "Insyaallah hari ini atau besok kami sudah menggunakan thermal detector di terminal-terminal dan juga penumpang Suroboyo Bus," ujarnya saat ditemui di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Kamis (5/3).

  2. 2. Sudah dapat 25 unit dari dinkes

    Pembangunan Jembatan Joyoboyo, Kamis (5/3). IDN Times/Ardiansyah Fajar
    Pembangunan Jembatan Joyoboyo, Kamis (5/3). IDN Times/Ardiansyah Fajar

    Irvan mengatakan bahwa saat ini telah mendapat bantuan sebanyak 25 unit thermal scanner dari Dinkes. Nantinya, helper maupun petugas terminal Dishub akan mendeteksi suhu tubuh penumpang.

    "(Karena) terminal yang paling banyak kedatangan dari luar kota. Seperti Surabaya, Tambakyoso. TIJ ini lebih banyak untuk parkir dan angkot, dan ini juga lokal. Jadi yang kita scanning yang dari luar kota," jelas Irvan.

  3. 3. Usulkan cuci tangan portable di tempat parkir

    Ilustrasi protokol kesehatan (IDN Times/Reja Gussafyn)
    Ilustrasi protokol kesehatan (IDN Times/Reja Gussafyn)

    Selain thermal scanner, Irvan memastikan di kantor pemerintahan juga sudah disediakan hand sanitizer. Bahkan, pihaknya mengusulkan ke Dinas Cipta Karya agar semua pintu masuk tempat parkir dilengkapi fasilitas cuci tangan.

    "(Mengajukan) itu ada portable cuci tangan. Kalau hand sanitizer susah, masih ada alternatif menggunakan sabun untuk cuci tangan," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More