ilustrasi media sosial (unsplash.com/Austindistel)
Usai pernyataan tersebut, Andi pun menjadi salah satu orang yang paling dicari oleh warga Muhammadiyah. Setelah itu muncul melalui surat pernyataan yang mengatasnamakan Andi. Dalam pernyataan itu, ia mengaku minta maaf.
Melalui Surat ini memohon maaf kepada pimpinan dan warga Muhammadiyah atas komentar saya di Facebook terhadap seluruh warga Muhammadiyah di AkunFacebook tertanggal Minggu, 23 April 2023. Komentar tersebut dikarenakan rasa emosi dan ketidakbijaksanaan saya saat melihat akun Thomas Djamaluddin diserang oleh sejumlah pihak.
Saya MEMINTA MAAF SEBESAR-BESARNYA KEPADA PIMPINAN DAN SELURUH WARGA MUHAMMADIYAH yang merasa tersinggung dengan komentar saya tersebut. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan semacam ini lagi di waktu-waktu mendatang. Demikian surat pernyataan ini dibuat, atas perhatian masyarakat semua, saya ucapkan terima kasih.
Lantaran di surat tersebut tertera alamat lengkap Andi, warga pun berbondong-bondong mendatanginya. Salah satunya seperti diunggah di akun Facebook Website Sang Pencerah. Seorang warga mendatangi rumah Andi Pangerang Hasanuddin dan melakukan klarifikasi terhadap apa yang ia sampaikan di Facebook. Sayangnya, ia tak merinci apa hasil pertemuan itu.