Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Motor Ringsek Tanpa Pengendara Hebohkan Jalan Tembus Sarangan Magetan

Istimewa.
Alami putus tali rem Honda CB tabrak pebatas jalan di jalur wisata Sarangan. IDN Times/Istimewa.
Intinya sih...
  • Motor Honda AD 6778 SD ditemukan ringsek tanpa pengendara di Jalan Tembus Sarangan, Magetan
  • Warga mengira pengendara jatuh ke jurang karena jalur ekstrem dan spekulasi rem blong sebagai pemicu kecelakaan
  • Pengendara bernama Rico selamat meski motor rusak parah akibat rem blong, meninggalkan motor untuk mencari sinyal telepon
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Magetan, IDN Times – Sebuah sepeda motor Honda bernopol AD 6778 SD ditemukan dalam kondisi ringsek tanpa pengendara di tepi Jalan Tembus Sarangan, tepatnya di turunan curam dan menikung kawasan wisata Lawu Green Forest (LGF), Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (4/1/2025).

Penemuan motor tanpa pemilik itu sempat menghebohkan warga dan pengguna jalan. Banyak yang menduga sang pengendara terjun ke jurang usai mengalami kecelakaan, mengingat jalur tersebut dikenal ekstrem dan rawan kecelakaan.

1. Warga sempat mengira pengendara jatuh ke jurang

Istimewa.
Alami putus tali rem Honda CB tabrak pebatas jalan di jalur wisata Sarangan. IDN Times/Istimewa.

Motor yang tergeletak di tepi jalan dengan kondisi rusak parah itu pertama kali diketahui warga sekitar. Karena tak ada pengendara di lokasi, spekulasi pun berkembang.

“Awalnya warga panik. Yang terlihat hanya motor rusak, orangnya tidak ada. Banyak yang mengira pengendaranya jatuh ke jurang,” ujar Bayu, saksi mata di lokasi kejadian.

Kekhawatiran itu wajar mengingat Jalan Tembus Sarangan memiliki kontur turunan panjang, tikungan tajam, dan jurang di sisi jalan.

2. Rem blong jadi pemicu kecelakaan

Istimewa.
Alami putus tali rem Honda CB tabrak pebatas jalan di jalur wisata Sarangan. IDN Times/Istimewa.

Belakangan diketahui, pengendara motor tersebut bernama Rico (20), warga Karanganyar, Jawa Tengah. Ia dipastikan selamat, meski mengalami luka-luka ringan.

Saat kejadian, Rico melaju dari arah Cemorosewu menuju Sarangan bersama beberapa rekannya. Namun saat melintasi pertigaan jalur tembus dan jalur lama Sarangan, motor yang dikendarainya mendadak mengalami rem blong.

Menurut keterangan korban yang disampaikan saksi, kecelakaan dipicu oleh putusnya besi pengait rem tromol belakang, sehingga motor kehilangan kendali dan menghantam pembatas jalan.

3. Korban tinggalkan motor demi cari sinyal

Istimewa
Alami putus tali rem Honda CB tabrak pebatas jalan di jalur wisata Sarangan. IDN Times/Istimewa.

Meski motornya rusak parah, Rico beruntung tidak sampai terlempar ke jurang. Ia hanya mengalami lecet di tangan kanan dan kaki.

Setelah memastikan dirinya aman, Rico memilih meninggalkan motor di lokasi kejadian.

Ia berjalan kaki untuk mencari sinyal telepon seluler guna menghubungi rekan-rekannya, karena area kejadian dikenal sebagai zona minim sinyal.

“Korban sehat, cuma lecet. Dia jalan karena di lokasi kejadian susah sinyal,” tambah Bayu.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko Jalan Tembus Sarangan, yang kerap dilalui wisatawan namun menyimpan potensi bahaya, terutama jika kondisi kendaraan tidak prima.

Pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan, khususnya sistem pengereman, menjadi hal wajib sebelum melintasi jalur pegunungan dengan medan ekstrem. Keselamatan pengendara bisa bergantung pada kesiapan teknis sekecil apa pun.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Pemkot Surabaya Buka 1.412 Kuota Beasiswa untuk Penghafal Kitab Suci

05 Jan 2026, 10:28 WIBNews