Meski Tak Ada Lawan, Debat Perdana Eri-Armuji Dijaga Ratusan Polisi

Surabaya, IDN Times - Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi - Armuji akan mengikuti debat perdana pada Rabu (16/10/2024) Dyandra Convention Center. Meski tak punya lawan, debat perdana Eri-Armuji bakal dijaga ratusan personel polisi.
Debat yang akan berlangsung pukul 19.00 WIB ini diperkirakan akan dihadiri sekitar 500 orang, termasuk para tamu penting, mulai dari perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, pejabat daerah, serta tim sukses dari pasangan calon (paslon).
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi mengatakan, setidaknya ada 225 personel polisi yang disiapkan dalam debat perdana tersebut. Mereka akan melakukan penjagaan di beberapa titik.
"Pengamanan dibagi dalam beberapa lapis dengan 225 personel yang tersebar di berbagai titik, termasuk 57 personel dari delapan Polsek jajaran Polrestabes. Unit-unit khusus, seperti K-9, Raimas Satsamapta, dan tim Polwan, turut diterjunkan guna menjaga ketertiban selama berlangsungnya acara," tutur AKP Haryoko, pada Rabu (16/10/2024).
Berdasarkan rencana pengamanan, apel personel akan dimulai pukul 16.00 WIB. Kemudian tim sterilisasi telah dijadwalkan melaksanakan tugasnya sejak pukul 15.00 WIB di sekitar lokasi kegiatan.
Haryoko menambahkan, debat publik ini menjadi bagian dari tahapan penting dalam Pilwali 2024. Polrestabes Surabaya telah mengantisipasi segala kemungkinan dan siap menjaga situasi agar tetap kondusif.
"Selain itu, kehadiran petugas dari berbagai instansi, seperti Satlantas, Satintelkam, Satreskrim, dan Satresnarkoba, memastikan bahwa setiap aspek pengamanan ditangani dengan baik," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua KPU Kota Surabaya, Soeprayiyno mengatakan, meski tak memiliki lawan, Eri-Armuji tetap mengikuti proses debat. Dalam debat tersebut, mereka akan menyampaikan visi-misi.
"Meskipun diksi nya itu adalah debat publik dan di Surabaya cuma terdapat satu pasangan calon maka sesuai regulasi yang ada nanti adalah paparan visi misi paslon di susul dengan penajaman atas visi misi yang disampaikan paslon," ujar pria yang akrab disapa Nano ini.
Nantinya, akan ada panelis yang bertanya tentang visi misi Eri-Armuji. Pertanyaan tersebut bagian dari penajaman visi misi mereka.
"Panelis ini ada yang berlatar belakang akademisi dari lintas perguruan tinggi juga ada yang berlatar belakang profesional," ungkap dia.
"Kami memberikan kesempatan sepenuhnya kepada panelis ini untuk merumuskan sekaligus menentukan pertanyaan," tambah Nano.
Selain pertanyaan dari panelis, masyarakat juga diberi kesempatan mengajukan pertanyaan kepada Eri-Armuji. Pertanyaan tersebut dikirim melalui surat elektronik yang bisa diakses oleh panelis. "Nah nanti panelis ini akan mengkombinasikan dari pertanyaan yang dibuat panelis berikut pertanyaan yang disampaikan masyarakat," tutur Nano.
Pertanyaan dari masyarakat nantinya hanya diambil dua saja. Sementara satu panelis hanya satu pertanyaan saja. "Untuk pertanyaan dari masyarakat akan kita ambil dua, sedangkan pertanyaan dari para panelis. Panelis itu berhak membuat 1 pertanyaan. Satu kali lima panelis ditambah dua dari masyarakat," pungkas dia.
















