Gresik, IDN Times - Seorang pemancing dilaporkan tenggelam di aliran Kali Lamong, Kabupaten Gresik, Senin (8/6/2026). Korban diketahui bernama Lukman Hakim (23) yang diduga tenggelam saat memancing di sekitar lokasi kejadian.
Menerima laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan bersama unsur SAR gabungan.
Hingga Senin sore, upaya pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menyisir area sungai di sekitar lokasi korban diduga tenggelam. Berbagai metode pencarian diterapkan, mulai dari penyisiran menggunakan perahu karet hingga penyelaman.
Komandan Tim Rescue Kantor SAR Surabaya, Imam Sumaji, mengatakan pencarian dilakukan dengan mengerahkan tiga perahu karet milik Basarnas, BPBD Kota Surabaya, dan BPBD Gresik.
"Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai sejauh 300 meter ke arah hulu dan 700 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian," ujarnya.
Selain melakukan penyisiran, perahu karet juga melakukan manuver di sejumlah titik sungai. Manuver tersebut bertujuan menciptakan gelombang air yang diharapkan dapat membantu mengangkat korban apabila berada di dasar sungai.
Selama proses pencarian, tim SAR gabungan juga menyebarluaskan informasi terkait ciri-ciri korban kepada masyarakat sekitar. Langkah ini dilakukan untuk memperluas upaya pencarian dengan melibatkan partisipasi warga yang beraktivitas di sekitar aliran sungai.
Di sisi lain, pencarian juga dilakukan melalui penyelaman yang dibagi dalam tiga sesi penyelaman (shorty). Sebanyak enam personel penyelam dari BPBD Kota Surabaya diterjunkan untuk melakukan pencarian di bawah permukaan air.
Namun proses penyelaman menghadapi kendala berupa arus bawah sungai yang cukup kuat. Berdasarkan pengukuran di lapangan, kecepatan arus bawah mencapai sekitar empat knot sehingga menyulitkan mobilitas penyelam saat melakukan pencarian.
Meski berbagai upaya telah dilakukan, hingga pukul 17.00 WIB korban belum berhasil ditemukan. Operasi pencarian kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa (9/6/2026) pagi.
Pada pencarian hari kedua, tim SAR gabungan berencana memperluas area penyisiran hingga satu kilometer dari lokasi kejadian. Selain itu, pencarian juga akan dilakukan melalui manuver perahu karet di beberapa titik yang dicurigai serta penyelaman lanjutan.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Surabaya, BPBD Kota Surabaya, BPBD Gresik, Satpol PP Surabaya, Dinas Sosial Kota Surabaya, PMI Surabaya, Gerpik, Polsek Benowo, Poster Barat, Babinsa Romokalisari, Bhabinkamtibmas Romokalisari, aparat Kelurahan Romokalisari, RAPI, Kompi 2 Yon A Brimob, Brimob Kompi Tandes Batalyon A Pelopor, Polairud Gresik, Madas DPC Gresik, Hujung Galuh Rescue, serta sejumlah relawan dan unsur terkait lainnya.
