Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi longsor (pexels.com/Wolfgang Hasselmann)
  • Longsor di jalur KA Km 14+6/7 antara Ledokombo-Sempolan, Jember, mengganggu perjalanan kereta dari Stasiun Ketapang.

  • KA Tawangalun, Logawa, dan Sri Tanjung menuju Malang, Surabaya, Purwokerto, serta Lempuyangan mengalami keterlambatan 48 hingga 258 menit.

  • KAI memprioritaskan penanganan longsor dan pengamanan jalur demi keselamatan, sambil berkoordinasi dengan Daop 9 Jember untuk mengatur perjalanan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Longsoran tanah mengganggu jalur kereta api dan menyebabkan KA Tawangalun, KA Logawa, serta KA Sri Tanjung dari Ketapang terlambat 48 hingga 258 menit.
  • Who?
    Penumpang KA Tawangalun, KA Logawa, dan KA Sri Tanjung terdampak; KAI Daop 8 Surabaya berkoordinasi dengan KAI Daop 9 Jember dan unit terkait.
  • Where?
    Gangguan terjadi di Km 14+6/7 petak jalan Ledokombo-Sempolan, Kabupaten Jember, dalam wilayah kerja KAI Daop 9 Jember.
  • When?
    Waktu terjadinya longsoran per saat ini masih belum diketahui; keterlambatan terjadi pada perjalanan kereta keberangkatan Stasiun Ketapang.
  • Why?
    Tanah longsor mengenai jalur kereta sehingga prasarana harus ditangani dan diamankan terlebih dahulu untuk memastikan keselamatan perjalanan.
  • How?
    KAI melakukan penanganan longsoran, pengamanan jalur, pemantauan perkembangan, serta pengaturan perjalanan melalui koordinasi Daop 8 Surabaya, Daop 9 Jember, dan unit terkait.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tanah longsor menutup jalur kereta di Jember. Kereta Tawangalun, Logawa, dan Sri Tanjung dari Ketapang jadi telat sampai lebih dari empat jam. Kereta itu mau pergi ke Malang, Surabaya, Purwokerto, dan Lempuyangan. Petugas KAI sedang memperbaiki dan menjaga jalur supaya penumpang bisa aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah gangguan akibat longsor, KAI menempatkan keselamatan penumpang sebagai dasar setiap keputusan operasional. Penanganan dan pengamanan jalur dilakukan sebelum perjalanan dilanjutkan, sementara koordinasi antardaop dan unit terkait terus berjalan untuk memantau kondisi. Sikap ini menunjukkan perhatian terhadap perlindungan pelanggan meski keterlambatan tidak dapat dihindari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Longsoran tanah di jalur kereta api wilayah Kabupaten Jember mengganggu perjalanan tiga kereta api (KA) keberangkatan Stasiun Ketapang, Banyuwangi, menuju sejumlah kota di Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya. Akibat gangguan tersebut, perjalanan KA Tawangalun, KA Logawa, dan KA Sri Tanjung mengalami keterlambatan hingga 258 menit atau lebih dari empat jam.

Longsoran terjadi di Km 14+6/7 petak jalan Ledokombo-Sempolan, wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember. Kondisi ini membuat jalur yang dilintasi kereta harus ditangani dan diamankan terlebih dahulu demi memastikan keselamatan perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono membenarkan adanya gangguan perjalanan tersebut. Tiga kereta yang terdampak merupakan KA keberangkatan Ketapang yang melayani rute menuju Malang, Surabaya, hingga Purwokerto dan Lempuyangan.

Ketiga kereta tersebut yakni KA Tawangalun relasi Ketapang-Malang, KA Logawa relasi Ketapang-Surabaya Gubeng-Purwokerto, serta KA Sri Tanjung relasi Ketapang-Surabaya-Lempuyangan. Keterlambatan perjalanan masing-masing kereta berkisar 48 menit hingga 258 menit.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan perjalanan KA Tawangalun, KA Logawa, dan KA Sri Tanjung akibat longsoran tanah di wilayah kerja KAI Daop 9 Jember," ujar Mahendro.

KAI, lanjut Mahendro, mengutamakan keselamatan penumpang dalam setiap keputusan operasional, termasuk saat terjadi gangguan prasarana. Penanganan longsoran dan pengamanan jalur menjadi prioritas sebelum perjalanan kereta dapat kembali berjalan sesuai kondisi operasional yang aman.

"Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Namun, keselamatan perjalanan kereta api dan seluruh pelanggan merupakan prioritas utama kami, sehingga setiap gangguan prasarana harus ditangani dengan mengutamakan aspek keselamatan," katanya.

KAI Daop 8 Surabaya juga terus berkoordinasi dengan jajaran Daop 9 Jember dan unit terkait untuk memantau perkembangan penanganan longsoran. Koordinasi dilakukan agar proses pengamanan prasarana dan pengaturan perjalanan kereta berjalan sesuai prosedur keselamatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article